After We Finished By Aqilla Grace { END }

After We Finished By Aqilla Grace { END }

  • WpView
    Reads 1,622,014
  • WpVote
    Votes 34,098
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 19, 2025
Haloo semua.. Puji Tuhan akhirnya aku bisa membuat karya keduaku setelah "The Killer CEO And Soft Girl" Untuk yang kurang paham dengan alurnya author saranin untuk membaca cerita sebelumnya terlebih dahulu "The Killer CEO And Soft Girl" Menjadi single mommie bukan lah hal yang mudah bagi "Aqilla Grace" apalagi di umurnya yang masih muda 20 tahun. Ia diharuskan untuk bekerja sekaligus mengurus seorang anak sendirian Ia harus bisa terus berjuang mencari nafkah untuk bisa menghidupi anaknya Setelah 3 tahun ia pergi untuk menghindari seseorang akhirnya mereka kembali bertemu. Entah bagaimana takdir bisa mempertemukan mereka kembali dengan terdapat seorang anak kecil ditengah tengah mereka Akankah mereka kembali bersatu dan hidup bahagia? Atau mereka sudah memiliki jalan masing-masing? Entahlah lebih baik kalian baca terlebih dahulu.. Start 16 Agst 2022
All Rights Reserved
#551
sugardaddy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines