Cerita Luka

Cerita Luka

  • WpView
    Reads 295
  • WpVote
    Votes 176
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 9, 2022
Singkat, namun bermakna. Berbagai cerita dalam setiap judulnya. Jika ada kesamaan nama, latar, alur itu hanya kebetulan. Ini real tulisan dan ide yang saya tuangkan disini tanpa ada niat menjiplak sama sekali. Terimakasih! * * * "Ngomong dong lo, berdarah nih hidung gue gara-gara lo. Tanggung jawab." geram dengan sikap yang di tunjukan Safana, Ardhan pura-pura marah dan meminta pertanggungjawaban. Walau dia sadar apa yang terjadi tak luput memang kesalahannya sendiri. Heran dengan apa yang di dengarnya Safana mengernyitkan dahinya. Walau kesal dengan tuduhan Ardhan namun dia tetap tak mengeluarkan suaranya. Terlalu malas dengan hal yang tak penting seperti ini. "Lo mau di huk.." Belum selesai bicara mulut Ardhan di buat melongo dengan mata melotot atas sikap yang di lakukan Safana terhadapnya. Saat tiba-tiba benda kenyal menghantam hidungnya. Bahkan terasa sedotan-sedotan di lubang hidungnya dari mulut yang memonyong seperti ikan. Peringkat mengesankan. #1 : takjodoh #1 : beragam #3 : aib
All Rights Reserved
#55
tunanetra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Adalah Lukamu
  • Serpihan Luka
  • My Crush Boy Next Door (END) -TAHAP REVISI
  • Waiting For You [TAMAT]
  • Amor Almira
  • HEARTBREAKING (On Going)
  • AUDREY
  • ZE (ZEhanZEina) [Sudah Terbit]

Jika mencintai mu adalah luka Maka luka itu Akan menjadi candu ku:) " _-arsyila quen Graziella-_ "Lepas tanggan aku, " Pinta gadis itu "Lo habis dari mana" Tanya leleki itu Yang melihat gadis tersebut dengan tatapan yang tak bersahabat "Apa peduli kamu, " Ucap gadis itu sambil tersenyum sinis lalu berjalan melewati pria tersebut "Gue suami lo, " Ucap pria tersebut dengan nada tinggi lalu mencekram tangan gadis tersebut "Sakit Al " Ucap gadis itu sambil meringis kesakitan "Jawab dulu Pertayaan gue lo habis dari mana semalaman gak pulang, " Ucap pria itu sambil menguatkan cekramannya ✤✤✤✤ Pengen teriak yang kencang bangett.... Cuma mau bilang; "Aku capek!! Aku juga pengen kamu ngertiin" "Jangan tuntut aku terus!! " "..... Aku bukan robot yang gak punya perasaan" "Tolong mengerti sekali saja" Ucap wanita itu sambil berteriak mengambil kursi lalu memecahkan jendalanya. "tanpa kamu sadari lelaki egois, dan keras kepala ini, selalu memikirkan bagaimana cara membahagiakanmu, dan bagaimana caranya agar kamu bangga memilikinya namun nyatanya itu hanya luka bagimu" _-altezza satria ardhana-_

More details
WpActionLinkContent Guidelines