Cerita Luka

Cerita Luka

  • WpView
    Leituras 313
  • WpVote
    Votos 179
  • WpPart
    Capítulos 10
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, nov 9, 2022
WpInfo
Ficção
Romance
Singkat, namun bermakna. Berbagai cerita dalam setiap judulnya. Jika ada kesamaan nama, latar, alur itu hanya kebetulan. Ini real tulisan dan ide yang saya tuangkan disini tanpa ada niat menjiplak sama sekali. Terimakasih! * * * "Ngomong dong lo, berdarah nih hidung gue gara-gara lo. Tanggung jawab." geram dengan sikap yang di tunjukan Safana, Ardhan pura-pura marah dan meminta pertanggungjawaban. Walau dia sadar apa yang terjadi tak luput memang kesalahannya sendiri. Heran dengan apa yang di dengarnya Safana mengernyitkan dahinya. Walau kesal dengan tuduhan Ardhan namun dia tetap tak mengeluarkan suaranya. Terlalu malas dengan hal yang tak penting seperti ini. "Lo mau di huk.." Belum selesai bicara mulut Ardhan di buat melongo dengan mata melotot atas sikap yang di lakukan Safana terhadapnya. Saat tiba-tiba benda kenyal menghantam hidungnya. Bahkan terasa sedotan-sedotan di lubang hidungnya dari mulut yang memonyong seperti ikan. Peringkat mengesankan. #1 : takjodoh #1 : beragam #3 : aib
Todos os Direitos Reservados
#1
aib
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • 1001 Luka [On Going]
  • Waiting For You [TAMAT]
  • Serpihan Luka
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • Naura & Lukanya
  • Amor Almira
  • AILAH(END)✅
  • ZE (ZEhanZEina) [Sudah Terbit]

{FOLLOW SEBELUM MEMBACA} **** ~3 tahun yang lalu~ "mau kalian apa sih? Kenapa kalian jahat banget sama Aku?" erang Arkan yang di iringi tangisan. "Gw mau, Lo hajar gw sampai masuk rumah sakit!" jawab Anak nakal itu dengan nada bicara tenang, namun terdengar tajam. "Kenapa harus gitu?" "Lo engga usah banyak nanya, sekarang hajar gw. CEPETAN!!!" Titah Anak nakal itu dengan paksaan. Arkan menatap manik mata anak nakal itu dengan sedikit bingung. "Apa sebenarnya yang di rencanakan?" Tanyanya dalam hati. Merasa tak ada responan, anak nakal itu langsung menghembuskan nafas berat, lalu mengamati mobil yang sedang berjalan ke arahnya. "Yaudah kalo Lo engga mau. Tapi jangan salah kan gw, jika kehidupan Lo, berubah drastis setelah ini " Brakkkkkk......... #langsung baca aja! {Jadi pembaca itu harus bijak ya! Ambil baiknya dan buang buruknya!} ~Murni hasil pemikiran sendiri~

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo