ICE : Melt Ice with Ice

ICE : Melt Ice with Ice

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 24, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
[BXB] Perasaan yang hangat nya tiba-tiba menghilang dan berubah menjadi sedingin ice. Tapi siapa yang akan menyangka kalau ice itu bukan meleleh dengan api tapi dengan ice. ~~~~~~~ ⚠️ WARNING 18+ ⚠️ HOMOPHOBIA JAN KESINI ⚠️ Ga suka? hus hus
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FRAGMENT (From ALTERITY)
  • BROTHER? [BXB]
  • BERSAMAKU SEBENTAR SAJA[BXB]
  • promise (IceLaze)
  • Vampire obsession bxb (Tamat)
  • Forbidden Love [All x Gempa] ✔

"Dalam dunia yang tampak nyata, ia hanya bayangan yang menunggu dipecahkan." Di balik tirai dunia yang tampak biasa, tersembunyi kehidupan seorang remaja yang tak pernah benar-benar menjadi miliknya sendiri. Ia tumbuh dalam pusaran rahasia, dibentuk oleh intrik dan kepalsuan yang menjalar dari akar keluarganya. Langkah-langkahnya diawasi. Suaranya dibungkam oleh kewajiban. Jiwanya? Terbelah... antara hitam dan putih yang tak pernah ia pilih. Ia hidup-bukan karena ingin, tapi karena satu kata: peduli. 🕯️ "Kadang, bertahan hidup adalah bentuk lain dari menyerah yang disamarkan." Namun segalanya mulai retak saat ia bertemu seseorang. Bukan pahlawan. Bukan penyelamat. Hanya satu jiwa lain... yang perlahan mengajaknya bernapas sebagai dirinya sendiri. Dinding-dinding yang selama ini membelenggu, mulai pecah. Tawa. Tangis. Cinta. Hadir seperti pecahan kaca-indah, menyakitkan, menyilaukan. Tapi dunia tak pernah sesederhana itu. Apa arti kehidupan, bila dibangun di atas kebohongan? Apa makna cinta, jika tumbuh dari tanah yang tak jujur? Saat rahasia mulai menampakkan wajahnya, dan kepercayaan berguguran satu per satu, ia harus memilih: 🔻 Melanjutkan fragmen kehidupan yang mulai ia cintai... 🔺 atau menelusuri puing-puing masa lalu yang bisa menghancurkan semuanya. "Sebab kadang, untuk menemukan cahaya, kita harus berani menghadap bayangan kita sendiri."

More details
WpActionLinkContent Guidelines