We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
our destiny
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 18, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Pov Ta " Pen seberapa jauh jarak antara kita sekarang, aku akan menepati janjiku untuk kembali dan menemukan mu Pen," "Pen kamu dimana?, sudah berapa tahun aku kembali dan mencarimu tapi aku tidak menemukan mu Pen" " Pen kamu selalu membuat ku khawatir ,sekarang aku lebih khawatir karena kamu menghilang tanpa ada petunjuk" Pov Pen " Phi Ta ,aku akan selalu menunggu mu untuk kembali,aku menyimpan hati ku hanya untuk 1 orang yaitu kamu Phi Ta'' "Phi Ta, maaf kan aku,aku ingin menghubungi mu tapi aku khawatir setelah kamu tau apa yang terjadi kamu akan khawatir dengan ku"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • How Great Is Your Love
  • My for You Forever
  • DiRafa [ Huang Renjun ] END
  • Sadness
  • SUGAR DADDY- PCY▽
  • Regret 2
  • Mr Ice / taekook

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines