Transmigrasi Sutra Indah

Transmigrasi Sutra Indah

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 5, 2022
WpInfo
Fanfic
Ceklek Pintuh ruang rawat Sute terbuka menampilkan seorang dokter dengan wajah lesu dan tatapan ibah kepada Sara membuat gadis itu mematung dengan fikiran yang rumit. Tampa menunggu penjelasan sang dokter gadis itu melangkah masuk ke dalam ruang rawat temannya dan seketika tangisnya pecah meliahat tubuh yang sudah tertutup kain, pertandah bahwa sang pemilik tubuh sudah tidak bernyawa lagi. "Hiks hiks pa-dahal hiks lo be-lum sempat hiks li-at cogan baru, hiks kok lo udah mati sih hiks". *Update setiap malming:)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Titik Nadir
  • Like A Star (Complete)
  • Favorite Wound
  • Assassin Girl [ Editing ]
  • Tempted
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • Aderaga [ON GOING]
  • Horibble Woman (END)

"Masih gak mau balikin?" Tanya seorang lelaki tampan dengan senyum sinis tipis nya. Disisi lain, seorang gadis terjepit diantara kedua tangan lelaki tersebut dengan pipi yang sudah merah merona dan wajah yang sudah tidak karuan, gadis itu menelan susah payah salivanya. "L-lo apa apaan sih?! Minggir, gue mau lewat!" Seru gadis tersebut sambil mendorong dada bidang lelaki tersebut. Tapi percuma, lelaki di depan nya ini tak sedikitpun berkutik. "Balikin dulu!" Gadis itu menarik nafas panjang sebelum menjawab, "Nih, ambil barang gak berguna lo" Setelahnya, gadis tersebut langsung menyerahkan sebuah handphone beserta headset kepada lelaki di depan nya. Sambil mendengus, gadis berambut kecoklatan itu mendorong kasar tubuh lelaki di depannya dan langsung berlari keluar kelas. 🍀🍀🍀 Bukan tentang seorang badboy yang bertemu seorang gadis populer yang cantik dan di kagumi oleh satu sekolah. Hanya saja, cerita ini mengajarkan untuk menghargai waktu yang ada. 🌸🌸🌸

More details
WpActionLinkContent Guidelines