Transmigrasi Sutra Indah

Transmigrasi Sutra Indah

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 5, 2022
Ceklek Pintuh ruang rawat Sute terbuka menampilkan seorang dokter dengan wajah lesu dan tatapan ibah kepada Sara membuat gadis itu mematung dengan fikiran yang rumit. Tampa menunggu penjelasan sang dokter gadis itu melangkah masuk ke dalam ruang rawat temannya dan seketika tangisnya pecah meliahat tubuh yang sudah tertutup kain, pertandah bahwa sang pemilik tubuh sudah tidak bernyawa lagi. "Hiks hiks pa-dahal hiks lo be-lum sempat hiks li-at cogan baru, hiks kok lo udah mati sih hiks". *Update setiap malming:)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Assassin Girl [ Editing ]
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Like A Star (Complete)
  • Titik Nadir
  • Aderaga [ON GOING]
  • Love Is You (Tamat)
  • Love Letters [END]
  • Nap of Love
  • Horibble Woman (END)

Mengisahkan seorang ayah yang mengorbankan dirinya untuk menjadi seorang pembunuh bayaran. Alison namanya. Ia memiliki seorang anak gadis bernama Amarta. Amarta memiliki sikap yang dingin, semenjak ibunya meninggal dunia. Ia juga menjadi kobran jail dari teman sekolahnya. Setiap pulang sekolah, ia selalu mendapat lebam di tubuhnya, dengan baju yang sangat kotor. Ayah kasihan, ia pun mengajarinya bela diri. Seiring berjalannya waktu, Amarta sudah bisa bela diri. Duduk di bangku SMA, ia menjadi ditakuti oleh beberapa murid. Namun tetap saja ada yang berani membullinya. Ada dua laki-laki yang membuatnya bergetar. kedua lelaki itu pun menyukainya. Saat diberi perhatian, Amarta malah bersikap dingin, dan tak berubah. Alison mengangkat gadis yang Amarta tolong. Azra, adik angkat Amarta, menjadi bahan bullying. Amarta sayang dan selalu menolongnya. Alison meninggal, disaat kedua putrinya sangat membutuhkan biaya untuk kuliah. Amarta harus mencari uang untuk kelangsungan hidup dan sekolahnya. Ia tak ingin menjadi pekerja. Ia malah memilih untuk menjadi pembegal saja. Aksinya belum tertangkap polisi. Azra sudah menjadi dokter bedah. Ia mendapatkan pasien yang tengah keritis dan harus segera dioperasi. Operasi berjalan lancar, namun tak lama, pasien itu meninggal dunia. Raka, anak dari pasien, tidak terima. Ia menuntut balas atas kematian ibunya. Semua dokter dan suster, yang andil dalam operassi itu, dibantainya habis. Menyisakan Azra, yang akan dijadikan budak, dan pelampiasan atas kemarahannya. Sikap Azra berubah, ia menjadi jahat. Amarta pun turun tangan, saat Azra memintanya untuk membalaskan dendam pada Raka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines