100 Days After Meet You

100 Days After Meet You

  • WpView
    LECTURES 265
  • WpVote
    Votes 90
  • WpPart
    Chapitres 23
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., mai 16, 2025
"Aku bertemu kamu di bawah langit senja." "Dikala hatiku berduka." "Dan pertemuan itu..." "...mulai mengubah hidupku perlahan." "Hingga Hari Ke Seratus Setelah Aku Menemukanmu." Laki-laki yang bertekad kuat untuk bunuh diri. Dan perempuan yang berkeinginan untuk tetap hidup. Di hari yang telah ditakdirkan, bertemu dengan cara yang tidak menyenangkan. Dua orang berbeda, dengan latar belakang yang tak sama, bertemu dan saling berbagi pemahaman tentang dunia. Hidup Lawan Mati! Kisah anti mainstream yang sarat akan nilai-nilai kehidupan. Dikemas secara mendetail, dengan tempo yang sangat lambat. Kisah yang mungkin berlangsung membosankan bagi sebagian besar orang. Tapi nyatanya, ada kisah di dalamnya, yang berbeda. Sebuah kisah panjang, sangat panjang, yang pada pengakhirannya, akan memberi kita semua pengajaran. Terangkum kemas dalam sebuah catatan. Terangkum dalam kisah dua orang di antara dunia dan perasaan. Terangkum dalam 100 Days After Meet You.
Tous Droits Réservés
#277
psychology
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • 「 Our Life 」
  • [END] Blind Rainbow
  • PESAN TERAKHIR
  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Hide And Bleed
  • LINE OF DESTINY
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Satu Atap, Satu Hati
  • Pamit (ON GOING)
  • Get in the Dark  | DROPPED

"Janji ada untuk di tepati." "Permasalahan ada untuk menjadi misi kita, dan kita... harus segera menyelesaikannya. Tentu, dengan cara yang baik." - - - - - - - - - - Mereka berenam adalah sahabat masa kecil, yang mana saat itu hampir setiap waktu mereka habiskan bersama sama, untuk bermain bahkan berpetualang dan berburu serangga. Hingga akhirnya di suatu sore saat hendak pulang, mereka membuat sebuah janji dengan kekanak kanakannya. Sembari menanamkan harapan tersebesar mereka. Yaitu, mewujudkan janji itu bersama-sama suatu saat nanti. Tetapi semua nya tidak berjalan seperti apa yang mereka harapkan. Seiring berjalannya waktu dan pertumbuhan, jarak di antara mereka pun mulai terlihat, dan perlahan mereka mulai menginjak 'waktu' yang saat kecil paling mereka hindari. Dan kini, kata 'asing' telah menjadi status hubungan mereka berenam. Walaupun begitu, 'janji' yang sudah mereka anggap konyol itu tidak pernah benar-benar mau hilang dari benak mereka. ... ... ... Apakah... mereka bisa kembali, dan mewujudkan 'janji' itu bersama-sama? Persis seperti diri mereka yang dulu harapkan? - Our Life -

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu