TERBELAH DUA

TERBELAH DUA

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 7, 2022
"Kalau aku nikah duluan, kamu mau kasih aku hadiah apa, Ca?" Gaga bertanya pada wanita yang sedang diboncengnya. Raisa diam sejenak kemudian menjawab dengan keras. "Aku bakal ikut duduk di pelaminan!" Keduanya tertawa lepas. Membelah jalan dengan rintik gerimis yang membelai. Mendung dan senja menemani perjalanan mereka. Dunia ini hanya jarum teka-teki. Kita terlibat dalam permainan, tapi tak pernah tahu siapa yang akan menang. Berjalan seperti air sambil memikirkan bagaimana teori itu dilalui. Terus berjuang hingga titik akhir. Namun, lupa bahwa kenyataannya ada Tuhan yang memasung takdir untuk para hamba-Nya.
All Rights Reserved
#472
fallinlove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ice Girlfriends
  • Love Till Jannah [END]
  • SYAQIL (Kuliah Tapi Nikah) || TERBIT✓
  • New Love
  • Dear Husband [TAMAT]
  • ALATAS
  • SHEIRAZ PLAN ✓
  • Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT)
  • Love & Secrets [FreFio]
  • [✓] HAZA || END

[ FOLLOW SEBELUM MEMBACA! ] Ini adalah cerita cinta remaja klasik yang sedikit dibumbui aksi tak terduga dan teka-teki yang harus dipecahkan. 'Ice Girls' adalah sebutan yang paling pantas untuk seorang Raisa. Dengan tampang layaknya tembok dan juga sifat sedingin Antartika, Raisa kerap dijuluki 'Kulkas Berjalan' paling tidak ia dijuluki 'si muka datar'. Hal seperti itu sangat lumrah baginya, dan ia menikmati setiap tanggapan orang-orang yang dilontarkan untuknya. Kehidupannya yang tenang, berubah menjadi huru-hara seketika. Dengan datangnya Andhika di hidupnya, seluruh alur cerita yang ia nikmati menjadi jungkir balik. Hidupnya menjadi dipenuhi masalah dan ketidaknyamanan di setiap harinya. *** "Mana bisa gitu? Gue harus nunggu lo terluka dulu? Gak ya!" jeda Andhika. Andhika bersidekap dada, "Pokoknya, cukup hari itu lo terluka. Selanjutnya, gak bakal gue biarin lo kenal lagi dengan yang namanya luka" ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines