Story cover for Cerelya by rainwyyyy
Cerelya
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Aug 17, 2022
ini kisah seorang anak yang tidak dianggap keberadaan nya, dimana dia harus nya menjadi ratu tetapi malah dianggap benalu,
hidup dengan 5 orang lelaki ternyata tidak membuatnya bahagia sama sekali yang ada malah sakit hati..

"katanya punya banyak abang enak tapi kok aku engga ya?" 

pujian? apa itu? dia tidak mengenal kalimat seperti itu, yang dia tahu hanyalah cacian,makian,diskriminasi yang sudah dia makan sedari kecil..

miris bukan?
tapi akankah hidup nya akan berubah? tidak ada yang tahu..

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
YEAYYYY INI CERITAA PERTAMAAA AKUU🫶🏻
 ini cerita murni imajinasi aku yaa!!
HAPPY READING LOV💐
#sad #hurt #family #sedih #cool #brother #ceria
All Rights Reserved
Sign up to add Cerelya to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Menyesal Telah Menyakitimu cover
my love, gone...? (selesai) cover
WAKTU TERAKHIR (KIM SEOKJIN) cover
Kafka cover
Sakit 'Jiwa' (End) cover
Airin cover
ZELIFAN By rotibakar25 cover
Kenapa Aku... (END) cover
Rasa Tanpa Kata cover

Menyesal Telah Menyakitimu

23 parts Ongoing

"Aku nggak mau susui bayiku, aku takut dia ketagihan dengan asiku, dan aku mau... mama dan papa mengaku kalau bayi itu adalah anak mama dan papa, anak kandung mama dan papa, dan bayi itu adalah adikku! Bukan anakku!"ucapnya amat tegas, mau tak mau, rela tak rela dan semua ini terjadi karena seorang pria bernama Bian yang sudah menyakitinya sebegitu dalamnya, memanfaatkannya, menipunya dan terakhir... pria itu mengkhianantinya, menduakannya dengan cara menikah lagi.... Jadi, wajar aja kan, Nina yang baru berumur 19 tahun, tak mau repot dan malu, mengaku kalau bayi merah yang baru dia lahirkan adalah anaknya! Tapi, bayi itu adalah adiknya! *** "memang apa yang kamu harapkan,? di cintai, di sukai olehku secara murni? sadar diri, Nina. Kamu hanya gadis kampung yang beruntung dinikahi pria kaya kota sepertiku! Berterimakasihlah pada tubuhmu, berkat dia aku sudi melirik denganmu." Nina hanya diam, tak membalas ucapan Bian, pikirnya tidak usah mengotori mulut untuk membalas ucapan jahat pria itu. Cukup menjauh, menghilang, agar tak melihat pria bajingan itu lagi, itu yang harus dia lakukan. sesegera mungkin!