Pernahkah kalian meyakini atas kebahagian yang ditawarkan badai pada angin? Dan hujan tanpa gerimis? Tapi ini bukan tentang badai maupun hujan. Dia hadir bagaikan rintik yang mengatasnamakan cinta dalam segala hal, lalu menjadi badai memporak-poranda dari sebuah keterasiangan. Aku... adalah berlian yang tersangka benalu, tersayat namun disangka menyayat, dan rinduku selalu berisikan luka padanya. Jika lukaku dan lukamu membersamai, semoga ini menjadi kisah dalam belajar menghargai setiap detik waktu seseorang padamu.
All Rights Reserved