suara hati anak perempuan pertama yang dipaksa kuat oleh keadaan.
"Aku bertahan untuk pembuktian kepada Tuhan bahwa tangis-tangis ku dan semua rasa sakit yang aku rasakan akan berbuah bahagia nanti."
ini adalah cerita fiksi, tentang anak perempuan pertama yang memeluk lukanya sendirian, bahkan tidak pernah mau bercerita, alasannya takut tidak didengar.