Rivanra

Rivanra

  • WpView
    Reads 532
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 21, 2023
Rivandra Arshaka, lelaki bermata teduh berperilaku baik sering menjadi tatapan kagum dari beberapa orang. Terutama pada sahabat perempuannya bernama Amira. Rivan selalu memperlakukan Amira begitu baik. Beberapa orang yang melihat Amira diperlukan layaknya ratu selalu iri dibuatnya. Selain baik, Rivan juga jahil dan sering membuat sahabatnya itu kesal bukan kepalang. Setiap bertemu pasti mereka bertengkar hanya karena masalah sepele. Di sudut pandangan orang lain mereka itu seperti pacaran. Bagaimana tidak, Rivan selalu memberi perhatian penuh pada Amira. Saking perhatiannya, Rivan sepertinya juga rela mempertaruhkan nyawa demi gadis itu. Hingga hal tidak terduga terjadi, dimana Amira menyatakan rasa suka pada Rivan. Dilihat dari situasinya, bukankah seharusnya Rivan dulu yang menyatakan rasa suka pada Amira? Padahal jelas-jelas Amira pernah bilang dia tidak akan pernah menyukai Rivan apalagi sampai pacaran. Entah karena hal apa yang membuat Amira bisa menyatakan rasa sukanya pada lelaki itu. Dont plagiat yaw!!!!
All Rights Reserved
#40
rivan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kemana Arah Pulang?
  • Reborn In a Hug
  • Amar & Amira
  • Eccedentesiast | Jay Enhypen
  • Blurred Lines
  • Be Mine, Because I Am Yours
  • Legatha [END]
  • Let Me Love You Longer
  • ARUNA STORY: Feel Again [Lengkap]

Insiden yang merenggut kedua orang tua mereka telah mengubah segalanya. Rumah yang dulu penuh dengan tawa dan kebahagiaan kini terasa hampa dan penuh kesedihan. Setiap sudut rumah yang mereka tinggali kini penuh dengan kenangan akan masa lalu, dan rasa kehilangan yang tak terhingga. Lima bersaudara itu terjebak dalam arungan luka tak kasat mata. Terkunci dalam labirin ketakutan yang tanpa sadar telah mengikis tali persaudaraan mereka. Maraga, si sulung yang harus merelakan masa kuliahnya dan beralih menjadi tulang punggung keluarga. Reshaya, sang kakak kedua yang enggan berbagi duka. Hendara, si anak tengah yang selalu menangis di sepertiga malam hanya karena merindukan Bunda. Dan si kembar, Juandika dan Anandika yang sama-sama memendam sesak tak berkesudahan. "Aku kangen rumah yang dulu." "Kita berdamai sama-sama ya? Jangan ada lagi yang di pendam." Written by Kala Rune Desember, 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines