Inferium [ON HOLD]

Inferium [ON HOLD]

  • WpView
    Reads 609
  • WpVote
    Votes 286
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 3, 2023
WpInfo
Fiction
Fantasy
Selamat datang di Inferium! Apa kau baru saja mati? Ingin melanjutkan ke akhirat? Bingung harus apa? Tidak usah khawatir, ini adalah tempat yang menghubungkan Dunia Manusia dengan akhirat. Di sini, kau akan dipandu oleh para roh pelayan Thanatos, yang telah memandu para manusia selama ratusan tahun. Kebanyakan dari mereka ramah, asal kau tidak menyinggung masa lalu mereka. Apa? Kenapa mereka bisa ada di sini, katamu? Hmm... bagaimana kalau kau tanyakan saja pada mereka? Siapa tahu, kau berkesempatan melihat keseharian mereka. Nah, sekarang, tampaknya sang Dewa Kematian sudah menunggu kehadiranmu... yah, semoga beruntung!
All Rights Reserved
#587
ghost
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Twinblossom
  • (Book 2) Pertarungan Terakhir di Bhumi Javacekwara (END)
  • Mind Seth [END]
  • harapan yang tertinggal  || JEONGCHEOL
  • Ranuh: The Island of Beasts [COMPLETE]
  • Iyrin: Di Balik Sayap dan Bisikan
  • Gods of Dunya
  • Unseen [END]

Di Kekaisaran Arcanthia, lahir sepasang kembar yang tak seharusnya ada: Celestia dan Cesion. Namun, di balik keanggunan Celestia, tersembunyi jiwa lain, yakni gadis asing dari dunia berbeda, yang terbangun dalam tubuh seorang putri jahat. Di Akademi Aetheris, tempat para penerus kerajaan dididik, Celestia bertemu Theon, pemuda berambut hitam dan bermata biru yang selalu membuatnya gusar. Ia tidak tahu, bahwa di balik senyum tengil Theon tersembunyi takdir besar: reinkarnasi Dewa Myrathis, penjaga Bunga Kembar Surgawi. Ketika rahasia masa lalu mereka mulai terkuak, mereka harus memilih: menjalani takdir sebagai penerus takhta, atau menghancurkan dunia untuk menyelamatkan satu sama lain. Karena cinta mereka bukan sekadar takdir... melainkan kutukan yang diwariskan oleh langit itu sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines