Chirping Town (TERBIT)

Chirping Town (TERBIT)

  • WpView
    Reads 65,194
  • WpVote
    Votes 2,667
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Thu, Oct 2, 2025
SEBAGIAN BESAR SUDAH DIHAPUS. HANYA TERSISA 3 BAB. [The Capital #2] Chirping Town atau ChirTo-salah satu departemen aktif di perusahaan jasa eksklusif bernama The Capital. Namun, berbeda dari departemen lain yang memiliki ribuan klien, ChirTo merupakan salah satu unit layanan kecil yang jarang dibicarakan. Bahkan di bagan resmi perusahaan The Capital pun, nama Chirping Town hanya dimasukkan ke dalam "other services" yang menandakan ketidakpopuleran departemen itu. Chirping Town memiliki layanan khusus yang bergerak di bidang Professional Audience Member alias jasa penonton bayaran. Seperti nama departemennya, tugas mereka adalah membuat kicauan dan menciptakan keramaian sesuai dengan permintaan klien. Namun, tugas yang dimiliki ChirTo tidak sesederhana bersorak sorai atau bertepuk tangan seperti penonton di acara-acara televisi. Mereka harus benar-benar mampu meningkatkan pamor sang klien dengan menyembunyikan fakta bahwa mereka adalah crowd yang dibayar. Berbagai macam trik akan mereka lakukan demi menuntaskan tugas dengan sempurna. "Gawat, Bu Bos masuk rumah sakit, Guys! Keracunan makanan!" "Hah? Gimana bisa?" "Kemarin Bos dinner sama Pak Bos sebelah dan habis itu muntah-muntah." "Gila! Bos kita diracun sama Bos sebelah?" "It seems so. Jahat banget sumpah. Meski mereka musuh bebuyutan, tapi masa sampai ngeracunin-" "Fitnah teroooos! Lo nggak tahu apa Bos gue juga lagi terkapar di RS gara-gara makan bareng Bos lo!" "Nggak usah ikutan nyamber, deh. Gue nggak ngomong sama tim lo!" "Ya, suara lo jangan kenceng-kenceng Maimunah, yang punya ruangan ini bukan tim lo doang!" Pertengkaran, adu mulut, dan persaingan antar pekerja adalah peristiwa yang lumrah terjadi di ChirTo. Namun, bagaimana jika departemen itu terjebak dalam sebuah situasi yang mengharuskan mereka untuk menurunkan ego dan bekerja sama dengan lawan? *** "Everyone, listen to me carefully. ChirTo hanya butuh satu kepala untuk memimpin dan-" "Dan satu kepala itu gue." "Shut up. Lo ngerusak orasi gue!"
All Rights Reserved
#808
officeromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Na & Liu
  • Reverie's Project [END]
  • Titah Agung
  • ✓ The System Forced Me To Tease The Boss
  • A-KU & A-MU
  • Three Little Words [Minsung]
  • TRACEABILITY (TAMAT ✅)
  • Office Mate (PUBLISHED by Karos Publisher)
  • Yes, Sir!
  • Silma Bridge (DELETED)
Na & Liu

Hello, This is my opini, kalau ada yang tak suka dengan shipper ini mohon jangan menjelekkan satu sama lain. Maafkan juga bila banyak typo nantinya🤭 Semoga kalian yang membaca ikut terhibur dengan cerita cerita yang saya buat. And thank you so much😘 "Yakkk!!! Jangan menghina makanan disini. Lidahmu saja yang sudah mati rasa." Balas jeno yang tak terima haechan menjelekkan makanan di sini. "Mulai lagi deh mereka" batin jaemin dan mark. "Kau saja yang tak bisa menilai makanan ini". Balas haechan yang tak kalah sengit "Apa kau bilang? Makanan ini yang paling enak di daerah sini. Kau tak tahu apa-apa soal makanan" "Yang kau tahu hanya makan saja, dasar gendut". "Yakkk!!! Berani kau mengatai ku. Kemari kau!" Ucap haechan yang sangat marah hingga menarik rambut jeno yang tak jauh dari jangkauan tangannya. "Aaaa...Yakkk!!! Sakit bodoh!!! Yakkk!!!" "Rasain lo, berani-beraninya kau bilang aku gendut, huh?" "Yakkk!!! Gendut lepasin...Yakkk" Mark dan jaemin yang sudah lelah dan terbiasa pun bersikap acuh dengan pertengkaran jeno-haechan. Mereka dengan santai menghabiskan beberapa makanan yang masih tersisa. Mereka benar-benar tak perduli. Pertengkaran kecil itu pun menarik perhatian yangyang. Ia menghampiri meja jaemin dan kawan-kawan. "Maaf, bisa kah kalian tidak bertengkar? Ini mengganggu beberapa pelanggan yang lain".

More details
WpActionLinkContent Guidelines