Never Forever

Never Forever

  • WpView
    MGA BUMASA 81
  • WpVote
    Mga Boto 37
  • WpPart
    Mga Parte 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Feb 19, 2023
WpInfo
Fanfic
1Direction
Harapan dan kenyataan. Keduanya sudah berteman baik dengan Senja. Saat Senja berharap, maka kenyataan akan segera menamparnya dengan keras. Tak banyak yang tahu, Senja telah menyimpan luka sejak kecil. Ditinggal oleh orang tuanya seakan bukan apa-apa, karena kehadiran sang kakak, Liam yang membuatnya tak pernah merasa kekurangan. Setelah Liam ikut pergi, Senja tak tahu lagi untuk siapa ia tetap bertahan. Namun datangnya Cakra kembali dalam hidupnya membuat Senja mendapatkan alasannya untuk kuat. Senja kembali mendapat arah hidupnya. Namun jika Cakra pergi... Siapa yang akan menguatkannya? Siapa yang akan memintanya untuk terus bertahan? Siapa yang siap menjadikan bahunya sebagai tempat dirinya melepas penat? Bisakah Senja meminta pada Tuhan, biarkan dirinya saja yang meninggalkan Cakra? Senja tak siap menerima kehilangan untuk kesekian kalinya. *** "Cakra." "Iya?" "Boleh nggak kalau aku pergi lebih dulu daripada kamu?"
All Rights Reserved
#302
senja
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Peluk Aku, Tuan
  • OUR PROMISE
  • Sajak Senja [END]
  • Senja Untuk Amara (TAMAT)
  • VANIA [SELESAI]
  • FOR A KINDER WORLD
  • AKARA (Ending)
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Senja dan Jingga

Fazeta Aurelina Wijaya, gadis yang tumbuh di keluarga tanpa cinta, hidupnya penuh luka dan ketakutan yang ia sembunyikan rapat-rapat. Baginya, cinta hanyalah ilusi yang mematahkan, sesuatu yang tak pernah ia percaya. Zeta menyimpan segalanya sendiri-luka, ketakutan, dan rasa hampa yang mendalam. Tidak ada yang tahu, tidak ada yang mengerti, sampai Atharva Kaizar datang dalam hidupnya. Atharva, anak laki-laki yang terlihat nakal, keras di luar, tetapi ternyata memiliki sisi lembut yang mampu melihat retakan dalam hati Zeta. Ia tidak berusaha memperbaiki Zeta, tetapi hadir di sampingnya, menawarkan kehangatan yang tidak pernah Zeta rasakan sebelumnya. Dan perlahan, Zeta menemukan kekuatan di balik senyuman Atharva, keberanian untuk menghadapi rasa takutnya, dan alasan untuk tetap bertahan. Dia mulai percaya, meski dengan hati yang masih dipenuhi luka. Ketika rasa takut akan kehilangan mulai menghantui, Zeta menuangkan segalanya dalam sebuah karya tulis. Sebuah cara untuk mengabadikan Atharva, agar jika suatu hari dia benar-benar pergi, Atharva tidak akan hilang sepenuhnya dari hidupnya. Dalam goresan pena, ia menulis, "Jika kau menemukanku tersesat dan tak tahu akan kemana, tuntun aku. Jika kau menemukanku disaat aku sedang menangis tersedu-sedu, tenangkan aku. Jika kau menemukanku terperangkap di ruang gelap dan tak ada seorang pun di sana, peluk aku, Tuan..." Bagi Zeta, Atharva adalah jawabannya, pelukannya adalah tempat pulang, dan senyumannya adalah cahaya dalam ruang gelapnya. Namun, apakah Atharva akan selalu ada untuk Zeta? Atau takdir punya rencana lain yang lebih sulit mereka terima? "Peluk Aku, Tuan" adalah cerita tentang luka, cinta, dan keberanian untuk percaya kembali, meski hati telah hancur berkali-kali. Di tulisanku, dia itu nyata.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman