Kating Mesum [On Going]

Kating Mesum [On Going]

  • WpView
    reads 851
  • WpVote
    Stemmen 21
  • WpPart
    Delen 9
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd don, okt. 6, 2022
Kalo kata Naya, Vegas tuh mesum. Soalnya kalo ngomong mukanya kayak om-om yang mau ngajak sesuatu yang enggak-enggak. Kalo kata Vegas, Naya tuh kayak anak ayam yang kehilangan induknya. Iya, kayak gembel! Adab sama mukanya tuh bertolak belakang kalo kata Vegas. Ibaratnya, muka dia subhanallah, tapi kelakuannya nauzubillahimindalik. . . . Tentang Lintang Vegas Brasmana, yang tiba-tiba menjadi trending topik satu kampus, karena ucapan seorang gadis bernama Nayyara Arzenia Waldy yang mengatakan jika dirinya itu mesum. "Gue gak mau tahu, lo harus bersihin nama gue. Lo harus klarifikasi kalo yang lo omongin itu gak bener. Atau kalo enggak ...." Naya mengangkat dagunya sedikit. Gadis itu sudah memasang raut wajah yang terlihat menantang. "Kalo enggak apa?" Vegas tersenyum miring, cowok itu mendekatkan bibirnya pada telinga Naya. "Kalo enggak ... lo bakal gue cium beneran!" Gadis berambut terikat itu terdiam. Beberapa detik setelahnya, ia melotot dengan raut wajah yang terlihat kesal. "Lo tuh emang kating mesum, Vegas!" Masih dengan senyuman yang terpatri di bibirnya, Vegas yang sudah beranjak pergi menoleh sekilas. "Gue tahu kok Nay, kalo gue ini menggemaskan dan murah senyum. Gak usahlah lo singkat-singkat jadi mesum. Padahal aslinya lo lagi muji gue. Gak usah tsundere, Nay. Jangan lupa, janji lo. Bersihin nama gue, atau gue bakal ganggu lo seumur hidup!" Naya terbengong-bengong mendengar penuturan Vegas. Rasa kesalnya pada laki-laki itu semakin membuncah, dan siap meledak. "Dasar kating gila!"
Alle rechten voorbehouden
#48
naya
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • BUMANTARA
  • Crazy Couple [End] ✔
  • Felicity [On Going]
  • My possesive boyfriend
  • ARTAN
  • ARGAN
  • Nona Gandari (Terbit)
  • GILANG ABRAHAM
BUMANTARA

PLAK!!! Suara tamparan keras yang menghantam pipi seorang gadis yang tengah meringkuk di atas dinginnya lantai toilet. Gadis itu tak melawan, dia hanya diam sambil menatap nanar pada lantai, dia Naya Rivera. "ANJ**G! gak guna lo!" maki seorang siswi itu, sambil sesekali menendang tubuh gadis malang itu. "Maaf." ucap Naya itu dengan nada bergetar, hanya kata itu yang bisa dia ucapkan di balik rasa takutnya. Cih! Bukannya merasa kasihan, siswi itu malah semakin membabi buta dengan menarik keras rambut Naya, lalu mencengkram kuat-kuat rahang Naya. "Apa? maaf lo bilang?! Kata maap lo gak cukup buat nilai tugas gue jadi 100 tolol! Dasar anak pelac*r!" keras dan tidak tahu rasa terima kasih, itulah Rossalia Maharani. Menjadikan Naya sebagai budak untuk mengerjakan semua tugasnya. Naya memang terkenal akan sifat lugu serta kepintarannya, dan Rossa berpikir bahwa mengapa dia tidak memanfaatkan itu semua bukan? Tuntutan akan keluarga Rossa, yang menekan anaknya untuk menjadi yang paling utama dalam hal apapun, apalagi masalah prestasi di sekolahnya. Bagi Naya, sekolah ataupun rumah itu sama saja, iya sama saja tempat yang menyakitkan. Disaat orang lain merasakan rumah menjadi tempat ternyaman, namun itu tidak berlaku bagi Naya. Tamparan bahkan pukulan sudah menjadi bagian yang Naya dapatkan setiap harinya. Tak ada yang menyayanginya, tak ada yang mampu mengerti keadaannya, tak ada seorangpun. Ibu nya? Tidak, dia sama saja seperti orang lainnya. Teman? itu apa lagi, Naya sama sekali tidak mempunyai teman. "Mana ada orang yang mau berteman dengan orang udik seperti saya" pikiran itu yang selalu tertancap keras di pikirannya. Apakah Naya mampu melawan setiap kesedihan nya? Akankah Naya merasakan kebahagiaan seperti yang orang lain rasakan?

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen