Juli Lilly

Juli Lilly

  • WpView
    LECTURES 82
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., août 22, 2022
"Apa kau tahu siapa istrimu?" Pertanyaan itu membuat pegangan Juli Lilly pada nampan berwarna hijau bunga-bunga mengetat. Sebuah simpul senyum membuat pria yang bertamu ke rumah kecil di antara rentetan rumah para Cendikiawan itu terdiam. dengan kikuk pria yang bernama Haris membalas senyum dengan sedikit membungkuk. Sepulang Haris dari rumah mereka. Aaron suami Juli Lilly merangkulnya dengan erat. Pria itu melayangkan ciuman di pipi istrinya dengan penuh kasih. "cepat atau lambat, beberapa orang akan tahu siapa kamu sebenarnya" ucap Aaron pelan. "mungkin dia pernah bertamu ke istana. Lagi pula, siapa pun aku, aku tetap istrimu. Benar tidak?" Juli Lilly tersenyum mencubit lengan Aaron dengan manja dan kemudian masuk ke dalam rumah, dan menutup pintu.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • Wanita Pilihan
  • Master Hong's Lucky Bride
  • PERNAHKAH KAU MENCINTAIKU (END DI WEBNOVEL)
  • Lantunan Surah Asy-Syams
  • Ken Angrok, Pendiri Singhasari
  • #1 | Love in Chaos [Sudah Terbit]
  • Angel To Raya (END)

Suamiku tidak mencintaiku, saudari seayah beda ibuku ternyata seekor ular beracun, dan hidupku tidak baik-baik saja. Bahkan suami antagonis dalam sinetron murahan pun jauh lebih baik daripada suamiku yang membuatku sakit, sekarat, lalu mati. Benar-benar kurang ajar! Barangkali semesta menaruh simpati terhadapku hingga memberiku kesempatan kedua. Aku kembali ke masa sebelum terjerat pernikahan konyol dengan mertua yang sifatnya mengalahkan ibu tiri dalam serial picisan. Mengejar cinta suamiku? Humph! Mimpi! Aku tidak peduli dengan keluarga maupun suamiku. Kuputuskan meninggalkan mereka, menyepi ke pinggiran kota, dan membangun kehidupan baru yang ideal bagi orang sepertiku. Namun, memang dasar setan! Mereka masih saja mengganggu dan berharap aku akan bersedia mengorbankan kebahagiaanku demi sesuap kasih sayang semu! Sialan! Jambu! Beri aku ibu peri! Sekarang! "Mau jadi menantuku, Sayang?" Tetanggaku, seorang nenek mencurigakan yang mungkin saja penyihir, menawarkan cucunya kepadaku. Memangnya apa yang bisa kulakukan? Tentu saja menerima pernikahan tersebut! Dengan begitu mantan suami dan mantan keluarga yang berengsek itu takkan bisa menyentuhku. Jenius! "Sayang, yuhuuuuu! Aku datang!"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu