My Husband is My Neighbor

My Husband is My Neighbor

  • WpView
    Reads 116
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 17, 2022
"Suami idaman lo kayak apa sih?" "Kayak tetangga gue." Singkatnya begitu. Nyatanya tak segampang yang gue pikir. Pria dewasa dengan karisma yang tampan. Perempuan satu ini memang menyukai lelaki matang. "Tapi gue yakin, dia yang jadi cinta pertama dan terakhir gue." Dewi Ananta dengan penuh keyakinan. .......... "Saya tidak perlu basa basi. Saya akan datang menemui kakak kamu. Saya akan mencari waktu yang tepat." Ujar sosok pria tampan berkarisma.
All Rights Reserved
#40
tantangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Tasbih dan Rosario
  • Mungkinkah Bisa ??
  • GEVANO [Living with the Devil]
  • Lelaki Pilihan (Selesai)
  • Martanita [END]
  • The Brides
  • Dosen Killer | END✔
  • Titik Temu [END]
  • TAKDIR
  • Pilau Cinta Ayunda (Completed✓)

!! Novel sedang dalam masa revisi biar kaga bikin sakit mata !! Di sebuah pertemanan agama bukan lah hal yang penting selagi mereka bisa menghargai sesama teman itu sudah cukup. Tapi bagaimana dengan percintaan? Sebuah rintangan yang sulit harus di lalui oleh Ayumi dan Baskara. Gadis dengan ketakwaannya yang besar terhadap tuhannya. Haruskah Baskara merelakan tuhannya demi cintanya? Atau dia harus merebut Ayumi dari tuhannya? Terdengar cukup egois. Sebuah rintangan yang berat dengan di batasi tembok tertinggi yang pernah ada. "Hey, kenapa ngelirik gereja? Pastor gak bisa jadi Imam, "-Akbar Rahmatul "antara baptis dan syahadat, antara gereja dan masjid, antara lonceng yang berdentang dan adzan yang berkumandang, antara tasbih dan rosario. Aku menemukan sebuah cinta yang tidak bisa ku jelaskan, "-Baskara Dewantara "mungkin bisa saja Masjid dan Gereja berdampingan. Tapi sampai kapanpun waalaikumsalam bukanlah jawaban dari syalom, "-Ayumi Allhami Rahzykha "tembok tembok apa yang tinggi? Tembok agama kita, hehe:) " -Ayumi Allhami Rahzykha

More details
WpActionLinkContent Guidelines