Menantu Presiden

Menantu Presiden

  • WpView
    LECTURAS 4,010
  • WpVote
    Votos 554
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, sep 2, 2022
Alvar - Aroha Couple Menjadi menantu seorang Presiden? Bagi pria kaku macam Letkol Alvar Mahardian yang sudah mengabdikan dirinya sebagai prajurit negara selama belasan tahun, tiba-tiba diminta sosok tempatnya mengabdi untuk menikahi anak perempuannya adalah sesuatu yang membuat Alvar tidak tahu harus merespon apa. Terlebih, sosok yang memintanya itu adalah panglima tertinggi dalam susunan tatanan negara yang tidak lain adalah seorang Presiden. Seorang Presiden yang meminta Alvar untuk menikahi putri Presiden satu-satunya. Lantas apa yang akan terjadi pada Alvar? Dan mengapa juga sang Presiden mengajukan permintaan demikian padanya?
Todos los derechos reservados
#97
politik
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Mengikat Hati [✓]
  • Gandakusuma
  • Istri Cadangan
  • Colour Palette [FINISHED]
  • Mengejar Cinta (Tersedia Di ebook Dan Novel)
  • Sweet Disaster
  • takdir Cinta sang jendral
  • Kapten Sengkala Tersedia Ebook Dan buku
  • Pernikahan Rahasia Alvaro dan Ziva

Paradisha dan Arvasatya. Dua manusia yang disatukan dalam ikatan pernikahan melalui sebuah perjodohan yang direncanakan oleh orang tua mereka. Perjodohan di kalangan mereka adalah hal yang biasa. Pasangan mereka ditentukan agar mereka memiliki pasangan yang berasal dari kelas sosial yang sama. Pernikahan mereka juga menjadi jaminan atas kerja sama bisnis yang terjalin, agar kedua belah pihak tidak saling melepaskan diri dari ikatan kerja sama itu dan saling membantu satu sama lain. --- "Aku mau seorang anak dari pernikahan ini" Kata-kata itu membuat Arva terkejut. Paradisha. Perempuan ini sebelumnya mengatakan jika ia bebas melakukan apapun di pernikahan ini. Lalu sekarang meminta seorang anak dari pernikahan yang akan mereka jalankan. Bukankah itu terlihat tidak sinkron? "Kamu ingin mengikatku dengan kehadiran seorang anak?" Itu yang dipikirkan Arva. Percakapannya malam itu dengan Disha menunjukkan jika perempuan ini terlihat tidak masalah dan terima-terima saja dengan pernikahan mereka. Perempuan itu mungkin saja memang menginginkan pernikahan ini. Pemikiran itu memang sedikit tidak masuk akal. Tidak ada alasan yang membuat Paradisha menginginkan pernikahan ini selain titah orang tua. ©reduyerm 2024

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido