TUNGGU AKU DI LAPANGAN!

TUNGGU AKU DI LAPANGAN!

  • WpView
    Reads 256
  • WpVote
    Votes 64
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 22, 2023
Ariza Riella Bernadhita sering dipanggil Riri. Ia bungsu dua bersaudara. Riri anak yang ceria, ramah, dan percaya diri. Tercatat sebagai siswa kelas IX di sebuah sekolah ternama, Riri tergolong siswi yang aktif di sekolahnya. Keseharian Riri sama dengan remaja seusianya, namun sejak ia bertemu Dion semuanya berubah. Dion teman satu sekolah Delva, kakak Riri. Sosoknya yang tampan ternyata menyimpan banyak rahasia dihidupnya. Lapangan menjadi awal jumpa mereka. Dua remaja yang menjajaki dunia penuh warna bernama asmara ini mengalami riak & gelombang dalam perjalanannya. Apakah kisah ini berakhir manis? Ataukah akan ada akhir tragis yang membentang dihadapannya?
All Rights Reserved
#94
salju
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TRANSMIGRASI ICE GIRL [END]
  • Rifaldino (PREQUEL IPA & IPS) [TAMAT]
  • R  &  A
  • [END] Blind Rainbow
  • ALFHASSA
  • Admirer Rúnda [Completed]
  • Tatapan Elang & Hati Angsa
  • KALA BIRU DEWATA
  • Cinta Syarifa (Completed)

[DIMOHON BUAT READER'S SEBELUM BACA CERITA INI UNTUK TAHU KALAU INI MENCERITAKAN TENTANG TRANSMIGRASI YANG CUKUP KLISE. JADI JIKA ADA KALIMAT YANG SANGAT TIDAK MASUK AKAL MOHON DIMAKLUMI KARENA TIDAK AKAN ADA REVISI] sekian dari author. Arasya Putri Ghustav, gadis yang meninggal tepat di umurnya yang ke-17 tahun karena membantu seorang nenek nenek yang hendak menyebrang jalan. Yang tanpa gadis itu sadari dari arah kanan terdapat truk yang melaju kencang dan dalam sepersekian detik langsung menabrak tubuhnya. Untungnya saja nenek yang tadi ia tolong dengan cepat Arasya dorong ke tepi jalan membuat hanya tubuhnya saja yang terpental jauh hingga darah langsung merembes dari kepalanya yang terbentur aspal jalanan. Bukannya kesakitan, Arasya malah tersenyum di sela-sela kesadarannya. Karena ia merasa beban yang dipikulnya selama ini sudah tidak ia rasakan lagi. Tanpa gadis itu ketahui kalau jiwanya malah mengalami transmigrasi kedalam tubuh seorang gadis cupu yang sering dibully dan sangat dibenci oleh kedua abang kembarnya. Keajaiban memang seringkali ada di sekitar kita, sang nenek yang sudah Arasya dorong kepinggir jalan, keadaan nya tidak kenapa-napa hanya luka kecil sedikit. "Sungguh mulia hati mu nak, kau akan hidup kembali dengan bertransmigrasi ke tubuh seorang gadis lemah," ucap nenek-nenek itu lalu menghilang, namun sebelum itu sang nenek menyempatkan melihat tubuh Arasya yang sudah dikerumuni banyak orang, "semoga hidup keduamu membuatmu menemukan kebahagiaan nak." Mau baca? Tolong follow akun author dulu ya readers tersayang. MAU PLAGIAT? SINI KALAU BERANI DASAR TUKANG COPAS HASIL KARYA ORANG.

More details
WpActionLinkContent Guidelines