Story cover for Manis Things (END)  by privlym
Manis Things (END)
  • WpView
    Reads 1,105
  • WpVote
    Votes 504
  • WpPart
    Parts 85
  • WpView
    Reads 1,105
  • WpVote
    Votes 504
  • WpPart
    Parts 85
Complete, First published Aug 23, 2022
Nomor Peserta : 041
Tema yang diambil : Campus Universe

Blurb :

Siapa bilang kuliah itu mudah? Kuliah sangat menyita waktu dan juga perasaan. Nyaris seharian bahkan jika bisa bermalam di kampus, mungkin sebagian mahasiswa akan lakukan. Bergerak cepat seperti cahaya haruslah dilakukan. Namun, di balik semua itu. Ada banyak kenangan manis yang terukir dan layak untuk diingat di kemudian hari.

Masa-masa di mana kita tidak dapat kembali ke sana. Mereka yang bersama, bahkan sudah sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing padahal dulu nyaris setiap hari bertemu.

Bertegur sapa hanya melalui pesan singkat. Itupun, jika ingat. Maka, nikmati masa kuliahmu. Jalani sebisa mungkin, jangan pernah ragu untuk gagal karena gagal adalah awal dari kesuksesan.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Manis Things (END) to your library and receive updates
or
#8kenanganmanis
Content Guidelines
You may also like
SAD BOY [END]✓ by Marlonmarisan_01
30 parts Complete
"Hey culun aku menyurunmu membawah jus apel bukan jus jeruk!" Gadis itu menyiramkan jus itu tepat di wajah pemuda culun itu. "Maa... maaa... maafkan aku, a...ak...aku akan mengantinya" Pemuda itu pergi dengan menudukkan kepalanya bajunya telah basah karena minuman yang disiramkan padanya tadi. "I...i...ini." Ia menyodorkan jus dihadapan gadis itu. "Lain kali itu gunakang telingah mu baik-baik Tuhan menciptakannya untuk mendengar bukan," tukasnya dan menoyor kepala pemuda tersebut. pemuda itu hanya diam membisu bagaikan patung hidup, penghuni cafeteria yang menyaksikan adegan itu tidak satu pun dari mereka yang menolongnya mereka justru menertawainya. "Kau ini tampan hanya saja kau ini culun dan cara bicara mu saja gagap kau boleh pergi dari sini," perintah gadis itu. Saat pemuda itu hendak pergi dari cafeteria ia didorong seorang dari belakang hingga ia jatuh tersungkur. Bahkan kaca mata besar yang berteger dihidungnya jatuh dan hijak oleh genk gadis itu berserta teman-temannya. "Kau pikir kami akan membiarkan kau pergi begitu saja ck," ucap seorang cowo yang berjongkok dihadapanya lalu menarik kerak bajunya. "To... too ... tolong ma... maafkan aku," mohonnya dan mengatupkan tangannya didepan cowo itu. Cowo itu memyeringai dan menarik pemuda itu hingga ia berdiri "Dasar culun pergi kau dari sini!!" Ia mengusir pemuda itu dari hadapanya. Kisah pemuda culun yang menjadi bahan bullying di kampusnya dan orang yang membullynya adalah orang yang justru mencintainya dan bukan hanya itu saja ia dibullying juga oleh orang yang ia sayangi melebihi dirinya sendiri orang itu dibutakan oleh rasa bencinya. 🚫PLAGIAT DAN ⚠️ COPY MENJAUH FOLLOW SEBELUM MEMBACA DONT FORGET VOTE DAN COMMENTS SARAN, SERTA KRITIKNYA JUGA YAA. GBU 🙏🙏 BELUM DIREVIS JADI KALAU TERDAPAT TANDA BACA YANG SALAH ATAU TYOP TOLONG DITANDAI YAA 🙏🙏 Star : 28 Oktober 2020 End : 12 Maret 2021
Tiga Belas Misi ✔️ by mooniemakeu
43 parts Complete
"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023
You may also like
Slide 1 of 10
SAD BOY [END]✓ cover
Tiga Belas Misi ✔️ cover
Mistake Our Ineffable [Completed] cover
My Annoying Lecturer ( SELESAI)  cover
Don't Touch My Food cover
Tobatnya 'Seorang' Buaya ✔ cover
LANGIT REMBULAN [✓] cover
[TERBIT] Secret Admirer  cover
Bumi dan Langitnya | End cover
Ketik REG Spasi Kebahagiaan Kirim ke 112 (SELESAI) cover

SAD BOY [END]✓

30 parts Complete

"Hey culun aku menyurunmu membawah jus apel bukan jus jeruk!" Gadis itu menyiramkan jus itu tepat di wajah pemuda culun itu. "Maa... maaa... maafkan aku, a...ak...aku akan mengantinya" Pemuda itu pergi dengan menudukkan kepalanya bajunya telah basah karena minuman yang disiramkan padanya tadi. "I...i...ini." Ia menyodorkan jus dihadapan gadis itu. "Lain kali itu gunakang telingah mu baik-baik Tuhan menciptakannya untuk mendengar bukan," tukasnya dan menoyor kepala pemuda tersebut. pemuda itu hanya diam membisu bagaikan patung hidup, penghuni cafeteria yang menyaksikan adegan itu tidak satu pun dari mereka yang menolongnya mereka justru menertawainya. "Kau ini tampan hanya saja kau ini culun dan cara bicara mu saja gagap kau boleh pergi dari sini," perintah gadis itu. Saat pemuda itu hendak pergi dari cafeteria ia didorong seorang dari belakang hingga ia jatuh tersungkur. Bahkan kaca mata besar yang berteger dihidungnya jatuh dan hijak oleh genk gadis itu berserta teman-temannya. "Kau pikir kami akan membiarkan kau pergi begitu saja ck," ucap seorang cowo yang berjongkok dihadapanya lalu menarik kerak bajunya. "To... too ... tolong ma... maafkan aku," mohonnya dan mengatupkan tangannya didepan cowo itu. Cowo itu memyeringai dan menarik pemuda itu hingga ia berdiri "Dasar culun pergi kau dari sini!!" Ia mengusir pemuda itu dari hadapanya. Kisah pemuda culun yang menjadi bahan bullying di kampusnya dan orang yang membullynya adalah orang yang justru mencintainya dan bukan hanya itu saja ia dibullying juga oleh orang yang ia sayangi melebihi dirinya sendiri orang itu dibutakan oleh rasa bencinya. 🚫PLAGIAT DAN ⚠️ COPY MENJAUH FOLLOW SEBELUM MEMBACA DONT FORGET VOTE DAN COMMENTS SARAN, SERTA KRITIKNYA JUGA YAA. GBU 🙏🙏 BELUM DIREVIS JADI KALAU TERDAPAT TANDA BACA YANG SALAH ATAU TYOP TOLONG DITANDAI YAA 🙏🙏 Star : 28 Oktober 2020 End : 12 Maret 2021