My Husband Badboy

My Husband Badboy

  • WpView
    Reads 759
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 8, 2022
"Lo denger apa aja tadi?" bentak seorang laki-laki tampan pada wanita yang di anggap cupu oleh semua warga sekolahnya. Laki-laki yang memiliki segudang pesona itu merasa terancam karena satu perempuan yang mendengar rahasia besarnya. Dengan terpaksa laki-laki itu mengklaim perempuan tersebut sebagai pacarnya. Alasannya agar mereka selalu bersama dan tidak ada celah untuk perempuan itu memberi tahu kepada siapapun. Tetapi naas, perempuan itu mengalami hal yang tidak pernah dirinya duga selama ini. Hatinya sangat hancur, sedih. Bingung harus gimana kedepannya... Dan ternyata nasib baik datang padanya, laki-laki itu tanggung jawab apa yang dia perbuat pada perempuan itu. Lalu bagaimana kah kelanjutan kisah mereka? Menikah di saat keduanya masih sekolah di bangku SMA...
All Rights Reserved
#175
mesra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • ELGA
  • Elvina [COMPLETED]
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • AILAH(END)✅
  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • ALdanDara [Selesai]
  • ELZEAN [On Going]
  • Essentialy Love (SELESAI)

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines