Elang Cemara [97L]

Elang Cemara [97L]

  • WpView
    Reads 1,400
  • WpVote
    Votes 82
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 10, 2023
Pak Zain dan Bu Rene bukan semata-mata hanya ingin mencari kerjaan sampingan selain kerja di kantor. Tapi, alasan pasutri itu membangun Kos Putra Elang Cemara di Jalan Hasanuddin adalah untuk mereka yang singgah namun entah ingin ke mana. Makanya hampir 100% isi kos ini adalah sad boy. Berikut adalah review para penghuni kos: "Bagus, bersih, nyaman, pokoknya recommended 👍" [@marvellonuanda] "PAK ZAIIIIN DAN BU RENEEEE MAKASIH BANYAAAK UDAH BIKIN KOST SENYAMAN INIIII, KALIAN BAIK BANGETTT GAK KAYAK PEMILIK KOSAN LAIN POKOKNYA LOVE YOU PAK ZAIN BU RENE 😍😍😍" [@dekaliman] "MasyaAllah, pertama saya ucapkan terima kasih banyak untuk Pak Zain dan Bu Rene. Semog rezekinya terus diperlancar oleh yang Maha Kuasa. Sehat selalu Pak Zain dan Bu Rene, mantap..." [@ilhamkarta] "pararunten, ieu teh seriusan galon gratis? listrik oge teu bayar? serius ini teh kang/teh?" [@iamsunday] "INI KOST APA HOTEL??? PELAYANANNYA KAYAK HOTEL BINTANG 5 COY" [@jayden.aden] "Pak/Bu, ini 1 saklar bisa ngidupin 5 lampu?" [@winartur] "Aman, bintang 5." [@rsya.08] Mereka sampai bingung, jangan-jangan ini hotel berkedok kost? [⚠️] Dilarang menjiplak/copy buku ini. Semua saya tulis dari hasil pemikiran ide saya sendiri. Jika ada kesamaan dalam cerita, hanya kebetulan semata.
All Rights Reserved
#200
1997
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DREAM HOUSE
  • PRIDE OF JUNG'S
  • RUMAH BERATAP BOUGENVILLE
  • Become Baby Boy✓
  • POLARIS
  • KOSAN 127 || 00L [SPECIAL RAMADHAN : END]
  • Yₐ��ₖᵢₙ cᵤₘₐₙ ₜₑₜₐₙggₐ?
  • SEVEN POSSESSIVE BROTHERS [BTS] - INEFFABLE

Sinopsis: Na Jaemin, mahasiswa teknik sipil tahun kedua, memilih tinggal di kos demi menjauh dari rumah yang selalu dipenuhi pertengkaran. Sejak kecil, trauma ditinggal orang tua saat lampu padam membuatnya membenci gelap dan kesendirian. Di kos sederhana itu, dia bertemu dengan enam pemuda lain yang menyimpan luka masing-masing. Mark Lee, mahasiswa hukum yang dewasa namun kesepian karena renggangnya hubungan dengan sang adik, Lee Jeno, mahasiswa teknik mesin yang dingin dan menutup diri. Huang Renjun, anak kedokteran yang penuh empati tapi menyimpan luka karena tumbuh di panti asuhan. Haechan, mahasiswa seni musik yang selalu ceria, menyimpan kesedihan yang tak pernah ia tunjukkan. Chenle, mahasiswa bisnis tahun pertama dan anak pemilik kos, selalu jadi penengah yang hangat. Dan Park Jisung, adik kelas yang polos dan hangat, membawa kebahagiaan dengan kasih sayang utuh dari keluarganya. Mereka tinggal bersama, bertumbuh, dan menyembuhkan luka masing-masing melalui tawa, tangis, pertengkaran, dan kehangatan keluarga yang mereka bentuk sendiri. Di balik pintu-pintu kamar yang berbeda, hati-hati mereka mulai menyatu-dan perlahan, Jaemin menemukan bahwa tidak semua rumah harus menyakitkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines