Kompromi

Kompromi

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 29, 2022
Sepulangnya dari kegiatan HMJ Arkeologi yang diadakan sekali selama enam hari dalam setahun, Ajoana Megan mendapat kabar bahwa teman satu-satunya sudah berada di balik papan dengan cara meninggal yang dikategorikan sebagai bunuh diri. Ponselnya yang baru aktif menunjukan puluhan panggilan telefon dan pesan dari Rea Deanas sebelum tragedi, dan sekalipun Joa tidak sengaja mengabaikan, Rea pasti merasa ditinggalkan. Itu membuatnya menyesal setengah mati. Lokarian Maladeva adalah adik lelaki Rea yang pertama kali Joa temui di rumah duka. Mayoritas orang merepresentatifkan Loka sebagai salah satu contoh kegagalan generasi muda. Tidak ada sangkalan yang repot Loka keluarkan untuk itu. Awalnya mereka kira, keduanya adalah tentang pikiran, "Gue punya tanggungjawab untuk menjadi ada dan nyata di hidup lo sampai lo ngerasa layak hidup." Kemudian berkembang menjadi, "Gue pengen menjadi layak buat diri gue sendiri, juga buat lo." Hanya saja antara predestinasi dan determinasi, tidak ada yang tahu apakah akan mencapai titik serupa. Galuhesta 2022 Sumber Gambar : Canva
All Rights Reserved
#11
arkeologi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lean On Me (Bersandarlah Padaku )
  • About Dheandra ✔
  • Running Time || DOYOUNG NCT ✔
  • Goodbye Alaska [END]
  • DEAR LAURA (ON GOING)
  • Bayang Keabadian ✔
  • 02.00 ( Tamat )
  • ANERA : How To Make Her Stay Alive? (TAMAT)
  • MANTAN? BODO AMAT (SUDAH TERBIT)
  • BOOK 1 MISSION SERIES: MISSION IN CASE (Pindah ke Innovel)

(18+ Rated for violences and harsh words - Rating 18+ untuk kekerasan dan ucapan kasar) Fendra, seorang montir komunitas motor yang berpengaruh, harus berurusan dengan cewek perfeksionis teman sekolah yang ternyata keponakan dari musuh besar kelompok mereka. "Gue cuma perlu bersabar delapan bulan lagi untuk keluar dari sekolah sialan ini. Kalau gue masuk terus dan ikut ujian, gue pasti lulus. Nggak penting nilainya berapa. Ijasah IPA atau IPS juga nggak ada bedanya buat gue. Ijasah itu keluar dari ruang kepala sekolah atau dari lubang toilet juga nggak ngaruh buat gue. Jadi, plis deh, ... bisa kan, lo nggak ngerecokin dan bikin hidup gue tambah ribet? (Fendra Aditama) "Pertama, Igo bukan om gue. Dia itu setan! Kedua, apa yang terjadi di rumah gue, itu semua bukan urusan lo. Dan ketiga, masalah lo sama Igo atau sama komunitas lo; temen-temen lo, geng lo, itu sama sekali bukan urusan gue. Ngerti nggak!... Jadi mau kalian keroyokan, bunuh-bunuhan, atau minggat ke neraka sekalipun, fucking Shit! Gue nggak peduli! Jadi minggat sono lo ke laut! " (Karima Basofyan) Mereka selalu saling menghindari, tetapi sesuatu selalu menarik mereka ke arah satu sama lain kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines