The Silent Sea

The Silent Sea

  • WpView
    LECTURAS 8
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, ago 23, 2022
Percayalah, banyak rahasia semesta yang belum sempat mereka buka. Dan, kamu adalah perantaranya. Membuka tabir tergelap takdir, mungkin akan membuatmu terhanyut di kedalaman penyesalan. Siap kah kamu melakukan itu? Calliope awalnya tertawa membaca artikel tersebut, orang bodoh mana yang akan percaya. Membuka tabir semesta? Oh demi dewa dan Dewi Olympus, itu sangat konyol. Namun, setelah dua bulan berlalu, Calliope dipaksa untuk percaya. Semua kegilaan yang hadir membuat sebagian otaknya membenarkan kalau semesta yang luasnya tak kira-kira jelas punya banyak rahasia yang belum sempat terjamah manusia. Tapi.... Dari sekian banyak manusia, kenapa hanya lima orang yang dituntun membukanya, dan Calliope salah satunya. Jelas, ini bukan yang Calliope harap kan dari iseng-iseng mengakses situs porno!
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Evanescent [END]✓
  • Insurmountable  - Demigod
  • TRAPPED BY ERLANG'S LOVE
  • HEI, BODYGUARD! (A Secret) ✔
  • Sereia's Harem [End]
  • ATANIA Daughter Of Goddes
  • The Last Two
  • legend of ANQĀ | ZB1 END |

Dua pejuang terkuat adalah kesabaran dan waktu. (BELUM REVISI) ~•~ Katanya, waktu bisa menyembuhkan segalanya. Tapi bagi sebagian orang, waktu hanya membuat luka belajar berdiam lebih dalam. Di antara pertemuan geng Renoir dan Otakata, waktu seolah sedang menulis sesuatu yang tak bisa dihindari. Rahasia masa kecil yang terkubur akhirnya muncul, membawa Ola kembali pada sesak yang lama ia pura-pura lupakan. Dunia di sekitarnya pun terasa kian sempit, penuh orang yang menukar kasih dengan harta, dan keluarga yang menuntut balas budi seolah cinta punya harga. "Katamu, semakin kamu menyayangi seseorang, semakin kamu ingin bersembunyi darinya. Sekarang aku mengerti," bisiknya lirih. "Aku menyesal ... menyesal karena tidak pernah benar-benar memahamimu." Dan di bawah langit yang bisu, hanya kata maaf yang tersisa, sebab semuanya sudah terlambat, tenggelam bersama waktu yang tak pernah memihak.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido