Abbiamo aggiornato le nostre Linee Guida sul Contenuto.
Consulta le linee guida più recenti per continuare a condividere storie in sicurezza.
Bawa Dia Kembali

Bawa Dia Kembali

  • WpView
    LETTURE 29
  • WpVote
    Voti 4
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, ago 26, 2022
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Setiap penyesalan, selalu berada di akhir. Bukan di depan! begitupun dengan sorang Devan Jhonson. Pernikahan tanpa cinta tetapi atas dasar perjodohan kedua nenek mereka, dan dalam pernikaha itu. Melati sering mengalami kekerasan maupun sakit hati. karena Devan sering keluar bersama wanita lain, sebab Devan tidak mencintai Melatih istri sahnya. Hingah satu kejadian di mana Devan meminta kepada Tuhan buat Bawa dia kembali. yaitu Melatih Istrinya yang di mana selalu menyimpan rasa sakit darinya dengan sebuah senyuman
Tutti i diritti riservati
#946
perjodohan
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • BUKAN PILIHAN KU
  • Contract of Feelings
  • CHRONOPHILE
  • [4] Cinta & Benci 2
  • My Prilly
  • Chained by Destiny
  • Sang Pemilik Hati (SELESAI)
  • Penyesalan
  • Alif & Hana (Tidak Berlanjut)

Cinta tak selalu dimenangkan oleh mereka yang saling mencintai tapi cinta itu tentang bagaimana cara kita ikhlas. Di balik cadarnya, Aisyah Humeyrah menyimpan luka yang tak terlihat-dijodohkan dengan pria dari mazhab berbeda, hidup dalam rumah yang sepi meski ada dua orang di dalamnya. Ia masih belum lulus dari pondok, tapi sudah harus menunaikan bakti sebagai istri. Sementara itu, Imam-pemuda yang mencintainya dalam diam-hanya mampu mencintai dari kejauhan, dengan doa yang tak pernah putus. Pernikahan yang awalnya tampak tenang berubah menjadi luka-luka kecil yang terus ditelan Aisyah dalam diam. Mas Hadi, suaminya, semakin sibuk dengan dunia sendiri, memperlakukannya seolah tak lebih dari pelengkap rumah. Di tengah keterasingan itu, Aisyah tetap mengajar, tetap belajar, dan tetap sabar. Tapi sampai kapan kesabaran bertahan jika cinta hanya berjalan satu arah? Ini adalah kisah dua insan yang terpisah oleh takdir, mazhab, dan dinding rumah yang tak memantulkan cinta. Tapi di antara sabar dan ikhlas, mereka belajar satu hal: bahwa mencintai bukan selalu memiliki, tapi mendoakan dalam senyap, hingga langit sendiri yang menjawab.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti