GUS 24 KARAT

GUS 24 KARAT

  • WpView
    Reads 473
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 25, 2023
"Kau, ku kutuk jadi suamiku!" teriak Sonya kerasukan di hadapan pria berbaju biru dan berpeci hitam. "Asyhadu alla ilaha illallah...wa asyhadu anna muhammadar rasulullah..." ucap pria itu sambil tangan gemetar memutar tasbihnya. "Berikan aku mahar 24 karat!" Sonya memberontak. "Allahu laaaa ilaha illallah...." "Atau aku...." "Sudah bercandanya?" tanya Gus Faris dengan tatapan dingin. "Sekarang bercanda, besok seriusnya," jawab Sonya meringis. "Jangan pernah berani mengutuk seseorang jika tidak tau doanya." "Tidak tau juga tidak masalah kok. Jika sepertiga malamku tak mampu meluluhkanmu, masih ada sepertiga pagi." "Kau tau, apa yang lebih mengerikan dari pada makhluk astral yang ku lihat selama ini?" "Kuntilanak? Pocong? Genderuwo?" "Bukan. Tapi rayuan dari mulut seorang perempuan." SKAKMAT! Dia pria paling mahal seharga 24 karat. Dia juga pria paling dingin sebanding di kutub utara. Perkataannya selalu membuat artis tersohor bernama Sonya Andini skakmat. Akan tetapi, kepatuhannya kepada Allah membuatnya terpana. Jika rayuan Sonya Andini terhadap Gus Akdamul Faris Mahbubi tak mampu membuat sikapnya hangat, bagaimana dengan takdir yang sudah menggariskan mereka bersama? Apa jadinya jika kutukan Sonya yang ingin mendapatkan mahar 24 karat benar adanya?
All Rights Reserved
#234
paranormal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prameswari
  • Jodoh Pilihan Abi
  • Ijbar [Selesai]
  • Secret Imam (TERBIT)
  • Janji Diujung Doa
  • The Crown and the Prayer  (PROSES REVISI)
  • Suratan Takdir (SELESAI)
  • Kutemukan Cinta Di Tanah Suci
  • SENI MEMAHAMI HATI ISTRI
  • REALIZE [END]

Raden Ajeng Nandira selalu menjadi cinta pertama, cinta sejati, dan yang paling disayang oleh Gusti Pangeran Harya Senopati. Namun, sebesar apa pun rasa sayang seseorang, itu tak pernah menjadi jaminan bahwa sebuah hubungan akan bertahan selamanya. Dalam setiap kisah kehidupan, selalu ada batu sandungan. Begitu pula dengan kisah dua insan ini. Akankah Raden Ajeng Nandira memilih cintanya? Atau karier yang selama ini ia bangun dengan penuh perjuangan? Apakah benar, karier selalu menjadi alasan bagi sepasang kekasih untuk mengakhiri hubungan? - "Mas... kamu udah janji sama aku, kalau kita bakal lewatin ini bareng. Tapi kenyataannya?" ucap Nandira di sela napasnya yang bergetar. Pria di hadapannya hanya bisa menunduk. Pasrah. Menerima setiap kata yang keluar dari mulut wanita yang ia cintai. "Maaf... Dira...." Gadis itu tak berhenti menghapus air mata yang mengalir pelan di pipinya. "Setelah semua yang kita lewati, setelah aku korbankan karierku... Sekarang? Kamu mau ninggalin aku?" suaranya meninggi, penuh amarah dan kecewa. "Bajingan kamu!" Plak! Tepat setelah kata itu terlontar, tangan halusnya mendarat di pipi pria itu. Pria itu menggenggam tangan halus Kirana, lalu mengecupnya sekilas, "mas nggak punya pilihan dira...." Nandira lantas menarik kasar tangannya, ia kembali mendongak, dan menatap tajam Seno "Oke... oke. Kalau itu memang maumu, aku akan pergi dari hidupmu. Nikahilah perempuan pilihan keluargamu itu. Biar aku yang menanggung semua ini... sendiri." --- Begitulah akhir dari kisah mereka. Namun, bukankah Tuhan selalu punya cara yang misterius? Jika dua manusia yang pernah saling mencintai benar-benar telah selesai dengan masa lalu mereka, maka mereka tak akan pernah dipertemukan lagi-dalam bentuk apa pun. Tapi jika takdir kembali mempertemukan mereka, berarti ada yang belum selesai. Dan sesuatu yang belum selesai... harus diselesaikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines