We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
HELENA
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 26, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Helena Sagala, lahir dan tumbuh dalam keluarga suku Batak yang kental dan taat agama. Berasal dari daerah terpencil di Pulau Sumatera namun memiliki tekad untuk menuntut ilmu di Pulau Jawa. Mendapat kesempatan untuk kuliah di Kota Jakarta, Helena memulai kisahnya sendiri tanpa bantuan seorangpun, hanya doa ibu (tentu juga ayah) yang menyertai. Dunia perkuliahan ia lewati satu persatu, tanpa sadar telah jatuh hati kepada seorang lelaki Jawa yang merupakan teman sekelasnya. Namun, banyak hal yang ia sadari bahwa ia tidak memiliki kelebihan apapun untuk dapat menarik perhatian sang pujaan hati. Di satu sisi, apakah ada yang mau menerima dirinya apa adanya?
All Rights Reserved
#63
batak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dikejar Jodoh
  • Bee, Mine! (End)
  • 1000 Kisah, di Kota Jogja. [END]
  • Secret Husband✔
  • Unspoken Words
  • Warisan In Mission: Jeklin (TAMAT)
  • Komandan Tampanku
  • CHRONOPHILE
  • Amerta
  • Nikah muda? omg!

Di usianya yang baru 22 tahun, Mili merasa hidupnya mulai terkekang oleh desakan sang Mama yang ingin segera menjodohkannya. Menolak keras perjodohan itu, Mili memutuskan merantau ke Jakarta demi mencari jodohnya sendiri sebelum usia 24 tahun. Pencarian itu tidak berjalan mudah. Padahal, Mili hanya menginginkan lelaki yang baik dan bertanggung jawab. Tentu bukan lelaki seperti Arsenal-anak dari kerabat jauh Mamanya-yang membuat Mili takut karena tatapannya yang tajam dan sikapnya yang mengintimidasi. Namun, kenapa tiba-tiba Mili tak memiliki pilihan selain mempertimbangkan Arsenal sebagai calon jodohnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines