kami memutuskan untuk hijrah

kami memutuskan untuk hijrah

  • WpView
    Reads 884
  • WpVote
    Votes 711
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Tue, Nov 28, 2023
Siapakah yang mampu membuat dua remaja itu untuk memilih jalan hijrah...? Dan siapa dulu yang suka apakah vina atau avie? Jangan lupa dibaca ya Yorobun dan pantengin terus lanjutan ceritanya dan baca cerita terbaru lainnya dari aku, Ini adalah story pertama ku loh xixi.. Jangan lupa baca ya siapa tau suka xixi... Thank you❤.. •Vina •avie
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Assalamualaikum Imamku
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • lari atau diam ditempat
  • Lantunan Kalam Hati ✔
  • PROMISE
  • Menuju Hidayah-Mu
  • Pengetuk Senja
  • Di Balik Patah Hati [SELESAI]
  • Jannah.

[cerpen spiritual] ~~ Suamiku, Aku sangat bersyukur kepada Tuhan telah mengirimmu untuk menjadi penggenap imanku. Ketika aku datang dengan berjuta kekurangan, kamu melengkapi dengan segenap yang kamu miliki. Suamiku, Aku tahu. Aku bukan perempuan sempurna. Tapi izinkan aku menjadi istri yang bisa berbakti terhadap suaminya dan juga kedua orang tuanya. Aku ingin mencintaimu dengan cara yang baik dan selalu berdoa untuk mendapatkan ridhoNya. Suamiku, Aku suka dengan caramu memperlakukanku. Ketika diri ini berbuat sesuatu yang salah, kamu tidak memarahiku. Kamu justru membimbingku. Aku tidak menyangka bisa mendapatkan lelaki sepertimu. Tuhan baik sekali ya padaku? Kamu lelaki terhebat setelah ayahku. Suamiku, Terimakasih sudah memilihku menjadi pendampingmu. Kamu itu unik. Tapi kamu jahat. Dulu kamu selalu membuatku terus-terusan memkirkanmu. Padahal waktunya belum tepat, tapi itulah kamu. Selalu saja berhasil masuk dalam bayang-bayang pikirku. Suamiku, Aku perempuan yang beruntung bukan? Bisa mendapat lelaki sepertimu, cinta pertama dan terakhirku. Sudah kubilang. Tuhan baik sekali padaku, sampai-sampai tidak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana bahagianya aku. Iya kamu. Kekasih halalku, imam dunia akhiratku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines