One Love

One Love

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 20, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Dee mahasiswa kedokteran tahun ke 3, bulan kampus dari jurusan medis memiliki postur tinggi 175 dengan senyuman yang menawan. Tidak mengherankan dia di gilai para gadis- gadis dari setiap jurusan Rain mahasiswa Olahraga tahun ke 2, cowok cool yang di kenal dingin dan juga tampan. mempunyai tinggi badan 180 rambut berwarna keemasan dan lesung pipi yang selalu menghiasi senyumannya menambah pesona ketampanannya . Awal yang salah membuat keduanya terlibat konflik yang intens Pertemuan demi pertemuan membuat mereka memiliki perasaan yang berbeda untuk satu dengan yang lain akankah cinta mereka bersemi ??
All Rights Reserved
#17
gaylove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stres In Life
  • The Untold Story "AZKAR"  [COMPLETED]
  • In the Blink of an Eye
  • When You Heal My Heart (HEEJAKE) END

Kita sebatas mengejar bahagia dengan cara sama-sama terluka. ( Warning ⚠ violence, profanity, gay and sexuality 18+) --- "Lama-lama, saya bunuh kamu!" "Arrgghhh." --- "Kalau gue cemburu, namanya gue sayang. Lo mau gue sayang?" --- "Lo mau kemana? Biar gue anter pulang, bahaya banget lo jalan kayak orang nggak punya tujuan." "Tujuan gue mati!" --- "Gue capek, Lan. Semesta sejahat ini sama gue. Semenyakitkan ini gue hidup." "Gue-di lahirkan hanya untuk menikmati luka." --- "Tania, lo itu cewek menjijikan!" --- "Ma ... Terima kasih sudah membuat Tania sehancur sekarang." --- "Tania ... Gue sayang sama lo, perasaan gue nggak akan pernah bisa hilang." "Kita hanya sebatas teman dan gak boleh ada ikatan." "Karena hati lo ada di orang lain. Ini cukup menyakitkan dan gue nggak bisa memaksa keinginan." --- "Jujur, Ka. Gue cemburu." "Ngapain cemburu?" "Gila lo ya. Gue punya hati, lo gak mikir?" "Tapi kita cuma temen." "Lo pikir, semua berawal dari sodara terus jadi pacar? Mikir tolol! Semua berawal dari temen!" "Jangan berlebihan." "Lo, pilih gue atau dia?" "Jelas kamu. Tapi aku nggak bisa jauhin dia. Terlalu sulit." "Setan lo!" --- "Tugas aku belum selesai, bahkan masih panjang. Aku mau liat kamu terus bahagia, nyatanya gak bisa." "Bisa! Kita bahagia sama-sama ya?" --- -Kesalahan terbesarmu, adalah meninggalkanku- Note : (Saya tidak bertanggung jawab jika terjadi kebengkakkan akibat air mata.)

More details
WpActionLinkContent Guidelines