Jalan Pulang (END)

Jalan Pulang (END)

  • WpView
    Reads 862
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadComplete Thu, Jul 25, 2024
WpInfo
Fanfic
BTS
"Aku nggak punya rumah." "Cari rumah baru kalo gitu." "Emang boleh?" "Boleh." Matanya tersenyum indah. "Kalo rumah kamu rusak, cari rumah yang baru. Kalo rusak lagi, cari lagi sampe kamu ketemu rumah yang aman, nyaman dan nggak nuntut apa-apa." Sampai ketemu jalan untuk pulang setelah melarung banyak kesakitan dan kehilangan. ------------------------------ ------------------------------ Riga tak pernah menyangka, ia akan satu kelompok observasi dengan Rhea, gadis yang selama ini membuatnya penasaran karena sering duduk sendirian di bangku tribun belakang saat ia dan timnya unjuk diri di depan ring basket. Namun, siapa sangka kedekatannya malah membuka cerita lama yang coba dikubur dalam-dalam. Lebih dari itu, pertemuannya dengan Rhea membuka rangkaian benang kusut cerita para sahabatnya. Terlepas dari peliknya kehidupan Riga, cerita ini adalah awal mula dari kisah 7 anak manusia dengan segala kisah-kasih yang berharap bisa jadi pelajaran bagi banyak orang. Apa-apa yang jadi bagian dari cerita ini, termasuk visual dan lokasi cerita, hanyalah fiksi dan bersifat pendukung. Namun, akan tetap jadi bagian yang tak terpisahkan dari isi cerita. Selamat membaca. Cover pic: Pinterest
All Rights Reserved
#869
bangtan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DUNIA HAMPA
  • ZiAron [END]
  • WHY DOES MY BROTHER HATE ME?  [REV] √
  • RadenRatih
  • Resital Sunyi (End)
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Satu Langkah Lebih Dekat [hiatus]
  • NAKALA DAN TAWANYA
  • Mungkin Suatu Hari Nanti

Tak pernah sekali pun muncul di dalam benaknya, bahwa dunianya yang hampa sedari dulu dapat berubah ketika ia memasuki bangku SMA. Seakan-akan hidupnya menemukan cahaya di dalam kegelapan yang menyelimuti. Teruntuknya, sosok dengan berjuta-juta lara yang tak pernah absen dalam hari-hari hidupnya. Setelah ini, senyum akan terukir jelas di wajahnya, sembari mengenakan seragam putih abu yang membawa lautan kenangan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines