Remembrance

Remembrance

  • WpView
    Reads 411
  • WpVote
    Votes 81
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadComplete Fri, Jan 20, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Jangan pernah menyakiti hati penulis atau kamu akan abadi dalam karyanya." Aku menyukai kalimat itu yang entah pernah lihat atau baca di mana. Tapi, tak pernah kupikir sebelumnya bahwa hal tersebut akan menimpaku. Aku tahu, aku bukan penulis. Aku hanya memiliki hobi menulis, dan memang sudah pernah menerbitkan salah satu karya. Namun, tak pernah kubayangkan akan membuat suatu kisah dari seseorang yang kini ku namai sebagai kenangan. Aku hanya ingin ia abadi dalam karyaku, walau tak bisa kumiliki di kehidupan nyata. Ingatanku tentangnya tak pernah hilang. Mungkin akan membekas seumur hidup. Namun, dia hanya kenangan, sedangkan, aku punya perjalanan yang layak ku abadikan juga. "Ada hal yang ingin ku ulang kembali, aku tidak ingin mengenalmu." _________ "Saat aku membaca bahwa jangan pernah menyakiti hati penulis, atau kamu akan abadi dalam karyanya. Dan, ketika memutuskan untuk menuliskan kisah tentangnya, aku memang membencinya, tapi aku ingin mengenangnya." ---------- Cover by pinterest
All Rights Reserved
#945
kenangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Caged by His Love ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
  • ALL THE LOVE I HAD WAS SPENT ON YOU
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • best friend and twilight
  • Cinta Tapi Cinta?
  • in ROOM
  • Is Gone || ENHYPEN
  • Untaian Aksara | Na Jaemin
  • Tanya Pada Waktu (On Going)
  • One Night Stand [ MewGulf ]

(END) Anna menjalani pernikahan yang terlihat sempurna di mata orang lain. Jay, suaminya, adalah pria yang tampan, sukses, dan begitu mencintainya, terlalu mencintainya. Namun, di balik perhatian yang diberikan Jay, tersembunyi sifat posesif dan emosi yang sulit dikendalikan. Sedikit saja pemicunya, kemarahannya bisa meledak tanpa kendali. Awalnya, Anna mencoba memahami. Ia meyakinkan dirinya bahwa Jay hanya terlalu mencintainya, bahwa semua itu hanyalah caranya menunjukkan kasih sayang. Namun, seiring berjalannya waktu, perhatian Jay berubah menjadi belenggu. Cemburunya bukan lagi sekadar kekhawatiran, tetapi pengawasan ketat yang membuat Anna merasa seperti tahanan dalam rumahnya sendiri. Semakin lama, Jay semakin sulit dikendalikan. Setiap kali amarahnya meledak, benda-benda beterbangan, kata-kata tajam melukai, dan terkadang, bahkan lebih dari itu. Namun, di antara ketakutan dan luka yang terus bertambah, Anna masih dihadapkan pada kebimbangannya-apakah ia harus bertahan demi cinta yang dulu begitu indah, atau berani melepaskan diri sebelum ia benar-benar hancur dalam sangkar cinta Jay?

More details
WpActionLinkContent Guidelines