Story cover for Self And Harm by MutiaraArabela
Self And Harm
  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 96
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 82
  • WpVote
    Votes 96
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Aug 28, 2022
Mature
Selfie dan Harmie sudah menjalin persahabatan sejak didalam kandungan. 

Mungkin kedengarannya terlalu biasa ketika cowok dan cewek menjalin persahabatan sejak kecil. Apalagi saling memendam rasa satu sama lain.

Sangat klise.

Tapi, ini terjadi pada Selfie dan Harmie. Kadang menjadi sahabat, musuh dan juga crush, juga menjadi saudara saat mama Harmie memutuskan untuk mengasuh Selfie.

Juga sejalan dengan takdir mereka yang sama, ketika Selfie menjadi anak piatu dan Harmie menjadi anak yatim. Keduanya tumbuh dalam cinta yang tidak seimbang.

Akan tetapi, semua tidak terdengar biasa saat Harmie dipercaya untuk menjaga Selfie, justru cowok itulah yang merusak masa depan Selfie karena satu alasan.


Self harm adalah masalah kesehatan mental seseorang yang berusaha menyakiti dirinya secara sengaja. Individu yang melukai diri sendiri ini akan melakukan berbagai cara atau keinginan untuk mati. Fenomena self harm masuk dalam gangguan kepribadian ambang (Borderline personality disorder).


Cerita ini pasti berkaitan juga dengan mental. Sekalipun dia memiliki mental baja, pasti akan meleleh juga jika berada di titik terendah.
All Rights Reserved
Sign up to add Self And Harm to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
RUMAH tanpa pintu  by diandlyne
36 parts Ongoing
rumah itu punya dinding. punya atap. punya meja makan dan tempat tidur. tapi tidak punya tempat untuk elira merasa aman. di sana, elira tumbuh seperti bayangan. ada, tapi tak pernah dianggap. dilahirkan bukan karena diharapkan, tapi karena tak sengaja. sejak kecil, elira sudah belajar caranya diam. belajar caranya menyembunyikan luka di balik senyum, dan menyembunyikan jeritannya dalam baris-baris puisi di buku matematikanya. ia bukan anak yang cerewet, bukan juga yang mudah dicintai. tapi bukan berarti ia tidak ingin dipeluk. di sekolah, elira hanya ingin melewati hari. tapi semuanya berubah saat seorang guru baru memperhatikannya lebih dari sekadar nilai. untuk pertama kalinya, elira merasa dilihat. tapi... hidup tidak semudah itu. di saat ia mulai berharap, kenyataan kembali menampar lebih keras. masalah di rumah makin dalam, luka makin dalam, dan batas kesabaran pun makin tipis. ketika elira memutuskan diam-diam untuk pergi... barulah semua mata terbuka. tapi seperti luka yang tak segera diobati-penyesalan pun datang terlambat. ini bukan hanya kisah tentang kehilangan. tapi juga tentang suara-suara yang sering kita abaikan. tentang seseorang yang hanya ingin didengarkan... sebelum akhirnya benar-benar hilang. untuk kamu yang pernah merasa sendirian di tengah keramaian-ini kisahmu. dan jika kamu mengenal seseorang yang sering bilang "ga apa-apa", peluk mereka lebih lama. dengarkan lebih dalam. karena bisa jadi, itu adalah tangisan yang paling sunyi. 😞👍🏻 ---
You may also like
Slide 1 of 9
If I Die, Will You Listen? cover
RUMAH tanpa pintu  cover
Cintai Aku Hingga Senja Usai (TAMAT) Open PO cover
Rumah Orang Mati cover
amour cover
Arka N Adit [End] cover
Esya {TERBIT} cover
My Second Life (Completed) cover
15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED) cover

If I Die, Will You Listen?

33 parts Complete

Lumine adalah gadis muda yang hidup dalam bayang-bayang penderitaan. Dipenuhi luka fisik dan batin, ia menjalani hari-hari yang suram di bawah kekerasan ibunya dan keheningan yang mencekik. Bab 1 membuka kisah tragis ini, ketika pagi yang seharusnya biasa menjadi awal dari siksaan baru. Dalam diamnya, Lumine menyimpan jeritan yang tak pernah terdengar."Aku cuma capek... tapi kenapa rasa capekku harus dihukum?" Lumine, gadis pendiam yang menyimpan banyak luka di balik pakaian panjangnya. Hidup dalam rumah yang seharusnya jadi tempat aman, tapi malah jadi penjara. Setiap pagi bisa jadi mimpi buruk, setiap malam adalah doa agar tak bangun lagi. Cerita ini membawa kamu menyelami sisi tergelap dari kehidupan yang dipenuhi kekerasan, kesepian, dan keputusasaan. Trigger warning: kekerasan fisik, self-harm, suicidal thoughts. Baca dengan hati-hati.