We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Guardian

Guardian

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 28, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
Pada awalnya Fantasyland adalah daratan yang indah dan makmur. Berbagai ras telah hidup berdampingan di atasnya. Manusia, elf, putri duyung, kurcaci, orc, dan masih banyak lagi yang lain. Mereka memiliki keunggulannya masing-masing. Saling melengkapi dan mempertahankan keseimbangan. Dengan kekayaan tanah dan berkat alam, mereka percaya untuk saling menjaga dan mencintai kedamaian. Dengan warna-warna keceriaan diseluruh daratan, orang-orang Fantasia hampir tidak mengenal kegelapan maupun kehancuran. Sampai suatu hari, gerbang dimensi merobek ruang Fantasyland. Monster-monster mulai menyerbu dari retakan ruang. Dan seluruh daratan jatuh dalam kekacauan. Ada pertumpahan darah dimanapun monster melewatinya. Kota-kota hancur, ras-ras langka punah, dan daratan sedikit demi sedikit terkorosi. Pembelaan seluruh Fantasyland tidak mampu menahannya. Keganasan, kekuatan, dan rasa haus darah monster bukan apa yang menjadi lawan orang-orang fantasia. Ketika semuanya telah menjadi keputusasaan, langit memancarkan cahayanya yang sangat terang. Dan berkah alam mulai mengembunkan kekuatan. Para Guardian mulai melawan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Song of Abyss
  • Menanti Mentari
  • Fantasi Moralitas
  • TIGA PENJAGA
  • Rumah Dan Teman? [END]
  • Garis Singgung Dua Dimensi
  • Transmigrasi Arabela - Descendants [COMPLETE]
  • The Miracle Of Crystals
  • From You The World

"Semakin keras batumu, semakin tinggi tempatmu." Itu hukum tertua Kota Lapis-dunia bawah tanah tanpa langit-tempat lahir Azurella dan Camyra, sang jelmaan batu aquamarine dan ruby. Nyaris dibuang dan terlupakan, Obsidian sang batu tertua paling ditakuti akhirnya memutuskan untuk mengasuh mereka. Namun, suara aneh yang dilarang untuk disentuh mendadak menggema dari permukaan. Tanah mulai retak, dunia bawah berangsur runtuh. Siapa sangka bahwa makhluk di atas sana punya andil atas kekacauan ini? Tanah bukan cuma tempat tinggal, tetapi makhluk hidup yang mampu marah. Dunia atas dan bawah saling mengancam. Mereka-satu batu tua penuh rahasia masa lalu; dua batu muda yang keras kepala-harus memilih. Akankah mereka bertahan dalam bayang-bayang dunia bawah, atau hadapi dunia atas yang perlahan mengikis dunia mereka? Cover by HALLUCINART

More details
WpActionLinkContent Guidelines