Sandaran Untuk Menyadarkan || Freya

Sandaran Untuk Menyadarkan || Freya

  • WpView
    Membaca 7,256
  • WpVote
    Vote 657
  • WpPart
    Bab 9
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jan 21, 2024
WpInfo
Fiksi Penggemar
"Tuhan gak pernah salah, semua yang terjadi adalah takdir. Tapi percayalah takdir juga ada yang baik." "Dan kamu yang menjadi takdirku yang baik. Terimakasih." Gadis itu tersenyum begitu manis, membuat lawan bicaranya ikut tersenyum. Mereka lalu tertawa pelan, begitu banyak yang terjadi mengenai takdir mereka masing-masing. "Kita bakal sembuh bareng kan?" tanyanya lagi. Si pemilik senyum manis itu tetap tersenyum lalu mengangguk pelan. "Janji?" "Aku berjanji kita bakal sembuh bareng."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#1
flora
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Stranger | Orine
  • tetangga berisik
  • RUANG RINDU
  • MEMORIES Na2
  • Menanti Hangatnya Hati
  • Kamu Milikku
  • Aku, Kamu, dan Gengsi Kita [END]
  • Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓

Saat dua orang pernah begitu dekat, berbagi tawa dan juga cerita, tetapi seiring berjalannya waktu, jarak menjadi sesuatu yang tak terhindarkan. Tanpa disadari, hubungan itu perlahan terkikis oleh kehidupan yang terus berjalan. Keheningan yang canggung saat berpapasan, atau bahkan upaya menghindari satu sama lain, hanyalah konsekuensi alami dari sebuah kedekatan yang tak lagi memiliki tempat. "Berharap ada persimpangan yang kembali mempertemukan kita, bukan suatu yang salah kan?"-Erine. Pada akhirnya, hanya sebuah harapan yang tersisa, berharap pada takdir yang pernah menjauh kan untuk kembali mendekatkan. "Aku berhenti, disaat kamu masih berjalan di arah yang sama" -Oline.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan