August
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 15, 2023
31 hari di bulan Agustus bersama hujan yang tidak pernah absen mengguyur bumi seolah-olah ia tahu ada hati yang perlu dibasuh. Meski goresan luka bercampur darah dan air itu terasa begitu pedih, bersamamu dibawah payung yang menyangga hujan adalah sebuah anugerah yang bisa mengusir sedih. Selamat membaca 31 rangkaian kata yang aku cipta. Semuanya ku persembahkan untukmu, yang menanyai bagaimana kabarku pada pukul lima sore dan membuatku menyambut senja dengan tangis yang merdu. ---
All Rights Reserved
#312
poet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 31 Months for You (Revisi)
  • Dia Hujan dan Cinta Pertama
  • Thank You
  • Catch The Bride
  • [✓] Love Me Only
  • Jus't One Moment (TAMAT)
  • W'S
  • Married With CEO || On Going
  • Sacrifice Of Love
  • Unrequited Feelings

"Tidak semua cinta harus disuarakan. Tidak semua harap harus digenggam. Kadang, mencintai diam-diam adalah satu-satunya cara bertahan." Alia tidak pernah menyangka bahwa satu tatapan singkat di awal masa kuliahnya akan mengubah segalanya. Septian, lelaki dengan sorot mata tenang dan senyum yang jarang muncul, perlahan tumbuh menjadi pusat semesta kecil di dalam hatinya. Selama tiga puluh satu bulan, Alia menyimpan rasa itu sendiri. Dalam doa-doa sepertiga malam. Dalam senyum pura-pura. Dalam perasaan yang tak berani ia akui, bahkan pada dirinya sendiri. Namun ketika kedekatan itu mulai tumbuh, semesta justru menguji dengan luka lama, rasa minder, dan kenyataan bahwa tidak semua yang kita doakan bisa kita miliki. Ini adalah kisah tentang cinta diam-diam, perasaan yang tumbuh tanpa janji, dan perjuangan mencintai diri sendiri di tengah luka yang belum sembuh. Pelangi di Balik Hujan Rindu bukan sekadar romansa. Ia adalah perjalanan tentang harapan, kehilangan, dan keberanian untuk melepaskan... meski hati belum benar-benar rela.

More details
WpActionLinkContent Guidelines