Endless [Until We Meet Again]

Endless [Until We Meet Again]

  • WpView
    Membaca 371
  • WpVote
    Vote 39
  • WpPart
    Bab 16
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Sep 16, 2022
Until we meet again Until we will be fine again Even though everything make me pain No matter, All can be better Even though we can't together --------------------------‐----------------------- WAJIB DIBACA. Prosa berbahasa Indonesia. Jangan lupa tinggalkan vote dan komen di setiap bab ^_^ Terima kasih sudah membaca <3 (02/09/2022) #1 Memoar #2 Endless #2 Puitis #4 Prosa #5 Until We Meet Again #82 Puisi #115 Patah hati #135 broken heart
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#141
memoar
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • Biru Milikku ✔
  • Kisah Nyata Dalam Mimpi
  • GORESAN NESTAPA [LENGKAP - TERBIT] ✔
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Hurt Inside
  • KIARA [End]
  • Tentang Kamu [Completed]

"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan