Kalimat

Kalimat

  • WpView
    Reads 211
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 16, 2024
Sampai kapan engkau akan tenggelam dalam rasa yang tak akan pernah kau rasakan? Sampai kapan kau impikan jiwa yang tak pernah kau jumpai? Sampai kapan kau menunduk hanya demi sebaris aksara? Biar kusampaikan dengan bait tanpa perlu dihakimi Hai semua, kenalkan aku Waneep penulis wattpad ini, "KALIMAT" adalah perasaan yang aku lukiskan ke dalam bait, sebuah karya abstrak yang entah akan menyinggung dirimu atau membuatmu merasa tak nyaman dengan kalimat ini. Tanpa menghakimi siapapun "KALIMAT" seprti awalnya memang dibuat untuk perasaan yang berkecamuk di dasar hati ku
All Rights Reserved
#35
pengingat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • Natasya & Diego [End]
  • Almost.
  • Galaxy Love gxg
  • Hilang dan Pulang
  • CYNOSURE [Sudah Terbit]
  • TAKE CARE OF YOU
  • Ruang Ingatan (End)
  • NONSENSE (COMPLETE)

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines