Hollows

Hollows

  • WpView
    Reads 2,287
  • WpVote
    Votes 186
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 6, 2015
Sekuel dari BOTS. Satu tahun setelah perlawanan pertama para android dihentikan. Sembilan bulan setelah sebuah robot raksasa meloloskan diri dari Manhattan. Para android sedang menyusuri daratan Eropa secara sembunyi-sembunyi. Tak ada satu pun pihak manusia yang mengetahui dengan pasti lokasi dan tujuan mereka. Kepanikan dan rasa takut menyelimuti penduduk sipil. Untuk mengatasi hal itu, seorang mata-mata diutus oleh NATO untuk mencari para android tersebut. Misinya sederhana: temukan dan habisi pemimpin mereka. Namun, pihak militer tidak terlalu mempercayainya, dan ia tidak menyalahkan mereka. Bagaimana mungkin mereka bisa percaya pada dirinya, seorang android, satu dari Lima Yang Pertama?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Dan Teman? [END]
  • Heart and Machinery
  • Different-Coloured Bloods
  • TRANSFORMERS IGNITE (By AMM)
  • Badass Teens
  • Bots
  • BTS : Sisi Lain
  • DESCENDANTS OF SEVENTEEN (a story can't never tell)
  • Chrono Shutdown

Di sebuah kota kecil, lima sahabat yang telah bersama sejak lama menghabiskan waktu di markas mereka, sebuah bangunan tua yang mereka sulap menjadi tempat berkumpul. Suatu hari, mereka menemukan seorang asing duduk di depan markas, tertidur dengan posisi melipat lutut. Rasa penasaran dan kebaikan hati membuat mereka mengundang sosok itu untuk tinggal bersama mereka. Hari-hari berlalu, dan kehadiran orang asing tersebut mulai mengubah dinamika kelompok. Awalnya pendiam dan misterius, ia perlahan membuka diri, dan persahabatan terjalin di antara mereka. Namun, suasana berubah ketika salah satu dari lima sahabat itu mulai menyadari ada sesuatu yang tidak biasa pada teman baru mereka. Sikapnya, pengetahuannya tentang hal-hal yang sulit dijelaskan, bahkan cara ia berinteraksi dengan dunia terasa aneh. Ketika kecurigaan mereka semakin tumbuh, ketegangan muncul di dalam kelompok, menggiring mereka untuk menggali lebih jauh tentang siapa, atau apa orang asing itu sebenarnya. Hingga akhirnya, rahasia besar terbongkar, teman baru mereka bukanlah manusia. Kini, mereka harus memilih antara menjaga persahabatan ini atau menghadapi kebenaran yang mengancam hubungan mereka dan, mungkin, kehidupan mereka sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines