Forbidden love

Forbidden love

  • WpView
    Reads 3,320
  • WpVote
    Votes 148
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 12, 2017
Matthew Evans Aku menyukainya saat pertama kali melihatnya. cara dia menatapku, cara dia tersenyum, cara dia tertawa dan segala hal yang dilakukannya. Awalnya aku nyaman dengan hubungan kami yang masih memiliki hubungan darah sampai aku melihat dia bersama laki-laki lain. dan akhirnya aku tau, aku mencintainya dan akan berusaha sampai dia di pelukanku. tidak akan kubiarkan dia pergi, tidak akan pernah. itu janjiku Abigail Alvon. Awalnya hubungan kami masih di tahap wajar sampai suatu saat jantungku berdegub kencang setiap kali bersamanya. Akhirnya aku menyadari bahwa aku jatuh cinta padanya. tapi seakan dunia menolak perasaanku, takdir yang mengatakan bahwa kami tidak bisa memiliki hubungan yang lebih karena hubungan darah ini. Tapi saat dia menciumku, aku tau bahwa aku mencintainya. Persetan dengan semuanya, yang aku inginkan hanya dia, memiliki dia seutuhnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Emotion Love
  • Save The Marriage (Sudah Ada Di Play Store)
  • As Long As You Love Me
  • Unpredictable Love
  • Love Mistake
  • Friend Zone ! [END]
  • Sexy Daddy
  • SACRIFICE OF LOVE
  • Bertaut Rasa (Gratis)
  • Thank You

"Apa yang kau lakukan Anye?" Tanya orang itu dengan angkuhnya. Anye. Gadis itu tidak bergeming di tempatnya. Pandangannya buram. Bukan ini yang ia pikirkan. Apa begini cara memperlakukannya setelah ia mengatakan mencintai laki-laki itu. Bukankah ini terlalu kejam. "Apa yang kau lakukan Anye?" Laki-laki itu mendekat. Menarik lengannya hingga Anye tersentak mendekat ke arahnya. "Apa kau berpikir jika semua kebaikanku berarti aku mencintaimu?" Lanjutnya kejam. "Aku..." Anye kehabisan kata-katanya. "Kau bilang.. bukan..." "Katakan yang jelas Anye. Aku tidak mendengarmu." Bisiknya tepat ditelinga gadis itu. Menahan suaranya agar tidak mengerang. Anye, gadis itu terdiam. Membiarkan nafas laki-laki itu menggelitiki telinga sampai ke lehernya. "Apa kau tidak pernah sekalipun menyukaiku?" Tanya Anye tertahan. Hardin tersenyum miring. "Pernah. Tentu aku menyukaimu Anye." Sesaat dada Anye terasa sedikit lega sebelum akhirnya laki-laki itu melanjutkan kata-katanya. "Kau baik. Aku menyukaimu sebagai teman yang mau berbagi keintiman denganku. Seperti ini....... Next to the story→ #1 adult 27/1/22 #1 mature 27/1/22 #5 romance 6/2/22

More details
WpActionLinkContent Guidelines