DIARY MEIRA

DIARY MEIRA

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 1, 2022
Meira, seorang guru PAUD yang mencari cinta sejati setelah berjuang melawan rasa sakit dan kehilangan kepercayaan terhadap sebuah hubungan asmara. Meira memilih untuk menerima mengajar di sebuah desa berharap suasana kehiupan baru akan menyembuhkan luka batinnya. Pertemuan dengan seorang pemuda desa yang cukup tampan meski perilakunya jauh dikatakan penuh kesopanan, membuat dirinya menjaga jarak secara spontan. Akan tetapi hubungan selanjutnya membuatnya berpikir ulang dan semakin penasaran dengan pemuda tersebut. Valen, murid baru yang berasal dari kota besar merupakan tantangan terbesar untuk Meira dalam mengajar. Emosi Valen yang mudah berubah, perilakunya yang suka menyendiri membuat Meira harus mencari cara untuk mengubah secara perlahan. Kedekatannya dengan Valen telah mengundang rumor di desa jika ia menjalin hubungan dengan Papa Valen yang berstatus duda. Pada akhirnya Meira dihadapkan pada sebuah pilihan sulit untuk mendapatkan cinta sejatinya. Perjuangan cintanya kali ini akan membawanya ke sebuah pengalaman dan kehidupan baru sebagai seorang wanita dewasa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Boleh Aku Gandeng Tanganmu Nanti?
  • setangkai mawar di musim dingin
  • Kisah Cinta Dua Dunia
  • Bocah-bocah di Bawah Pohon Asam
  • Hati yang pernah luka
  • Aira
  • TAGIHAN PERJANJIAN LAMA - DESA HAWA TIIS || 97L
  • Hutan Terlarang [END]

Di bawah langit senja dan cahaya temaram lampu teras, dua remaja pemalu belajar menemukan suara mereka-satu kata pelan, satu senyum diam, satu keberanian kecil yang tumbuh menjadi pengakuan. Alarik tak pernah menyangka bahwa keheningan Elina adalah hal paling nyaring yang pernah mengusik hatinya. Elina pun tak tahu bahwa seseorang bisa hadir begitu dekat, bahkan saat tak satu kata pun terucap. Saat kata "boleh" menjadi jawaban dari banyak hal yang tak sempat ditanyakan, keduanya tahu: ini bukan sekadar kebetulan. Cerita tentang pertemuan yang pelan, hubungan yang tumbuh dalam diam, dan cinta pertama yang sederhana namun tak terlupa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines