A Ballerina's Revenge

A Ballerina's Revenge

  • WpView
    Membaca 78
  • WpVote
    Vote 9
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Apr 21, 2024
WpInfo
Fiksi
Aksi dan Thriller
Tak akan ada dendam yang padam begitu saja, bahkan api pun memerlukan asap untuk perpisahan. Anak angsa, tersesat di rawa yang lebat, entah apa yang ada disetiap balik rerumputan yang menjulang tinggi itu. Entah apa, yang ada dibelakang, bahkan dalam jernihnya air itu. Apakah dengan tariannya dalam air, mampu membantunya melawan rasa takut? Kala air itu berubah warna merah pekat. Angsa memaki, tetapi tersenyum. Menari bersama dengan pisau kecil di mulutnya. Gerakan yang anggun, membuat rembulan memberikan pelukan yang hangat untuknya. Namun, siapa sangka? Target anak angsa itu ternyata si rembulan, yang nyatanya sudah mengambil cahaya untuk si angsa kecil itu. Mengambil tempatnya untuk terlelap, hingga, ia luntang-lantung ke rawa hingga ke tengah hutan dengan kebencian.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#3
pasal
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • KARTANANTARIKA√REVISI
  •  the little spy [Countryhumans]
  • Transmigrasi Amora L²
  • 𝔄𝔰𝔥𝔢𝔰 𝔬𝔣 𝔱𝔥𝔢 𝔉𝔞𝔩𝔩𝔢𝔫
  • Paragon of Noctis Mirage
  • Payback's Sweet
  • Angkasa (Forget Me Not)

Jika sedari rahim sudah tidak di inginkan lantas mengapa di buat hidup untuk melihat dunia dan di pertahaankan hanya untuk menerima siksaan dikalah masa dewasa??. Sebuah hantaman tangan besar dan panjang nya sebuah tali dan besarnya sebuah rantaii,dan tajamnya sebuah pisau,seakan beradu dalam tubuh sang pelampiasan. _Sebuah Dera menghantam tubuh rintihan Aksama bagaikan Anila yang berlalau_ "Dekup lah aku dalam Gulita yang penuh Jejal"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan