A Ballerina's Revenge

A Ballerina's Revenge

  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 21, 2024
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Tak akan ada dendam yang padam begitu saja, bahkan api pun memerlukan asap untuk perpisahan. Anak angsa, tersesat di rawa yang lebat, entah apa yang ada disetiap balik rerumputan yang menjulang tinggi itu. Entah apa, yang ada dibelakang, bahkan dalam jernihnya air itu. Apakah dengan tariannya dalam air, mampu membantunya melawan rasa takut? Kala air itu berubah warna merah pekat. Angsa memaki, tetapi tersenyum. Menari bersama dengan pisau kecil di mulutnya. Gerakan yang anggun, membuat rembulan memberikan pelukan yang hangat untuknya. Namun, siapa sangka? Target anak angsa itu ternyata si rembulan, yang nyatanya sudah mengambil cahaya untuk si angsa kecil itu. Mengambil tempatnya untuk terlelap, hingga, ia luntang-lantung ke rawa hingga ke tengah hutan dengan kebencian.
All Rights Reserved
#69
narkoba
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paragon of Noctis Mirage
  • The Dolphin's Grin
  • KARTANANTARIKA√REVISI
  • extra transmigration [End]
  • Transmigrasi Amora L²
  • Former Mafia and Innocent Girl
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • LEGAWA
  • kenzi laska Abraham

Dunia ini tidak sesederhana hitam dan putih. Tidak semua pahlawan berbuat baik, dan tidak semua penjahat hanya ingin menghancurkan. Ada orang-orang yang hidup di antara bayang-bayang-mereka yang tak diingat sejarah, mereka yang namanya hanya terdengar dalam bisikan ketakutan. Maro adalah salah satunya. Dingin, cerdas, dan kejam jika diperlukan. Ia bukan orang yang mencari keadilan atau balas dendam. Tidak juga seorang yang peduli pada perang besar antara organisasi kriminal. Baginya, dunia hanyalah papan catur, dan setiap orang hanyalah bidak yang bisa dimainkan. Tapi ketika seseorang berani menyentuh sesuatu yang berharga baginya, ia tidak akan diam. Perang telah dimulai. Pengkhianatan, darah, dan ledakan hanya menjadi bagian kecil dari permainan ini. Dan di dalam permainan ini-hanya ada satu pemenang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines