ZALFASHA

ZALFASHA

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 9, 2022
[⚠️baca aja dulu 1-2 part, siapa tau nyaman.] "Ibu meninggal karna takdir! Kalau bisa memilih pun aku gak bakalan mau lahir di dunia ini, Kak!" --- Bagaimana rasanya hidup hanya untuk melindungi saudari kembarnya yang diberi ke istimewaan? Ini tentang Zalfasha dan Zalfisha, gadis kembar identik yang memiliki paras yang rupawan. Zalfasha yang sempurna dan Zalfisha yang menyandang autisme. Zalfasha yang selalu dianggap memiliki kehidupan sempurna ternyata hanya sebuah topeng untuk menutupi segala kebohongan dalam hidupnya. "Zalfi harus selalu pegangan sama tangan Kakak ya? Biar Zalfi dan Kakak bisa sama-sama melangkah, tapi, Kakak harus di depan Zalfi, biar sakitnya ke Kakak aja. Zalfi jangan." ©lalazyoxo
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NAKALA DAN TAWANYA
  • Jangan Datang Hujan (TERBIT)
  • TRANSMIGRASI ICE GIRL [END]
  • Different [END]
  • Kisah Akala
  • ARA - REVISI
  • Hiraeth || Huang Renjun (SUDAH TERBIT)
  • Sebuah Rasa
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • ALEAGAS [END]

Apakah kau tahu bagaimana hujan turun tanpa adanya mendung? Itulah Nakala Samudra Alastair-mata menangis, bibir tertawa. Si sulung rapuh yang dipaksa tangguh oleh keadaan. Si hiperaktif dengan tawa riangnya. Si anak broken home, yang kehilangan arah dalam kehidupannya... Ibunya dan ayahnya? Ah, lupakan. Namun, tanpa kalian tahu, di balik tawanya tersimpan beribu duka yang ia sembunyikan dari semua insan. Menurutnya, kehidupannya sama sekali tidak menarik-semuanya membosankan. Bisakah kau membayangkan hidup tanpa seorang ibu di sisimu? Ya, itulah kehidupan Nakala. Ibunya ada, tetapi entah di mana... Mau tahu kelanjutan kehidupan Nakala? Yuk, baca, gaess! 🥱

More details
WpActionLinkContent Guidelines