Tomboy Teacher

Tomboy Teacher

  • WpView
    Reads 2,946,836
  • WpVote
    Votes 31,026
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 31, 2020
ini gara - gara anak muridnya minta les privat, siapa sangka Lea ketemu lagi sama laki-laki yang mobilnya pernah ditabrak Lea, udah gitu manggil Lea anak kecil lagi. "Hellowww...gue udah berumur! udah kerja! udah jadi guru! masak dikira anak sma..ngebetein gak sih" -Leandra Anastasya Priambodo- " he? ngapain nih anak kecil datengin Maura, perasaan temen Maura gag ada yang bentukkannya kayak gini...ngaku-ngaku guru les Maura lagi, bisa tambah terjerumus adek gue!" - Arkansas Arent Panji - Note: SUDAH DICETAK dan beberapa part mulai DIHAPUS PERLAHAN. TERIMA KASIH ATAS PENGERTIANNYA. Februari-Juli 2015
All Rights Reserved
#256
teacher
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He Wrote My Name Wrong
  • The Man
  • FLATTERY(COMPLETE+END)
  • Can I have you, Mas
  • KEPINCUT BRONDONG
  • FREAK [Completed]
  • Laut 2015.
  • Be my Sweet Darling  [END]
  • JATUH GAK CUMAN SEKALI

He Wrote My Name Wrong Wattpad by barelyunknown SMA Harapan Baru katanya sekolah penuh "cinta pertama". Katanya sih. Nyatanya? Hari pertama orientasi aja aku udah dapat partner paling nggak ramah sedunia-Raynald Ezra, si cowok tinggi berkacamata yang ngomongnya kayak dosen dan nggak pernah senyum. Meira Anindya enggak pernah menyangka kalau hari pertamanya di SMA akan dipenuhi kejutan-terutama kejutan bernama Raynald Ezra. Cowok cuek dari kelas sebelah itu bikin Meira salah tingkah sejak insiden kecil di hari MOS. Tapi bukan SMA namanya kalau perjalanan cinta mulus-mulus aja. Mulai dari beda kelas, cewek berhijab yang selalu bareng Ray, sampai kenyataan bahwa Ray punya masa lalu yang belum sepenuhnya ia lepas. Sementara Meira sibuk memahami perasaannya, Ray juga diam-diam menyimpan rasa-rasa yang belum pernah ia tunjukkan ke siapa pun sejak kehilangan orang terdekatnya. Satu hal yang pasti: keduanya sama-sama belum siap untuk jujur... bahkan pada diri sendiri. Di antara tumpukan tugas, eskul, dan jantung yang deg-degan tiap ketemu di lorong sekolah, Meira dan Ray belajar satu hal: cinta pertama enggak selalu tentang kata yang sempurna, tapi tentang siapa yang bikin kamu ingin menulis ulang segalanya-termasuk nama seseorang, meski awalnya kamu salah tulis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines