Mengasuh Anak Haram Suamiku

Mengasuh Anak Haram Suamiku

  • WpView
    Reads 638
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 13, 2023
Urusan perceraian saja belum selesai, Arel sudah membawa anak haramnya ke hadapan Hana. Pikirannya yang sempat ingin rujuk itu pun kandas begitu saja saat melihat anak dalam gendongan suaminya. Mengerikannya lagi, Arel bahkan tidak tahu siapa ibu kandung dari anak tersebut. "Jaga anak ini! Bagaimana pun dia adalah anakmu, aku tidak sanggup untuk membiayainya!" seperti itulah bunyi dari surat yang Arel temukan bersama dengan anak yang ditinggalkan di depan rumahnya itu. Setelah merawat ya selama seminggu, Arel pun akhirnya menyerah dan satu-satunya cara adalah dengan menemui istrinya. Meski, sudah pisah rumah, Arel yakin bila Hana tidak mungkin sampai hati meninggalkan anak mereka. Siapa sangka, jika Hana yang lembut itu menyangkal mati-matikan kehadiran anak tersebut dan malah menyebutnya anak haram Arel. Sehingga, ia menolak untuk mengasuh anak tersebut. Sementara Arel sangat yakin jika ia tidak pernah melakukan hal keji seperti itu pada orang lain selain istrinya. "Aku tahu kamu membenciku, tapi jangan benci anak kita! Apa segitunya kamu ingin kita berpisah dariku sampai kamu meninggalkan anak kita?" (Arel Naratama Foriza) "Siapa juga yang mau mengasuh anak yang tidak aku lahirkan itu? Kamu kira apa penyebab perceraian kita?" Hana Namira Azia.
All Rights Reserved
#24
simpanan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Silakan Ambil Suamiku, Pelakor!
  • EX-HUSBAND (COMPLETED)
  • MEGISTA
  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • SASHI
  • Tentang Azriel
  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • Kami yang Berdosa
  • Setelah Menikah
  • La Douleur Exquise

"Mas Arsa ... bukan aku tidak mencintaimu lagi. Hanya saja ...." Amelia Putri tidak bisa melanjutkan ucapannya karena tidak sanggup. "Hanya saja apa? Karena Prita?" Arsa kini berani menyebutkan nama wanita simpanannya saat mereka sedang sidang mediasi perceraian. Rumah tangga mereka sudah diujung tanduk dan karir Arsa pun akan hancur sebagai polisi. Video hubungan intim Arsa dan Prita Yuliana tersebar. Bukan Arsa jika tak pandai mengelak. Ia menggunakan uang keluarga besarnya untuk memusnahkan video itu. Bukan menutup mata dari apa yang dilakukan sang suami, tetapi Amelia memilih diam saat ini. Diam, agar rumah tangganya baik-baik saja. Ia tidak ingin bercerai demi anak-anaknya. Sayang apa yang dilakukannya ternyata tidak dihargai oleh Arsa dan keluarganya. Fakta sulit dan menyakitkan terpampang di depan mata Amelia. Ibu mertuanya yang selama ini dianggap menyayangi dengan tulus ternyata hanya berpura-pura. Sakit dan sesak dada Amelia ketika harus mengetahui kenyataan jika Rosa--sang ibu mertua lebih merestui hubungan Arsa dengan pelakor itu. Kini Amelia dihadapkan dengan dilema; menuntut cerai sang suami harus siap keluar dari rumah mereka berdua. "Ada calon anak kamu yang membutuhkan ayahnya kelak. Aku akan ikhlas dengan semua ini. Mari kita berpisah dan jalani hidup masing-masing." Amelia mengambil sikap tegas kali ini. "Apa?!' Arsa tidak bisa menerima kenyataan itu karena sudah jelas karirnya akan hancur. Akankah Arsa bisa meluluhkan hati Amelia setelah penghianatannya selama empat tahun? Lalu bagaimana dengan Amelia yang harus berusaha menghidupi ketiga anaknya? Akankah sosok cantik itu mampu bertahan dengan kerasnya hidup? Atau Amelia harus menyerah dan memilih hidup bertiga dengan madu-nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines