Tentang Aku, Tentang Kamu

Tentang Aku, Tentang Kamu

  • WpView
    LECTURAS 45
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, ago 3, 2023
WpInfo
Poesía
Kemarilah, akan aku tunjukkan bahwa apa yang aku lakukan tidak semudah apa yang kau katakan. Kemarilah, akan ku tunjukkan bahwa pemahaman tak cukup dengan penglihatan. Pemahaman tak cukup hanya dengan ucapan. Ini kehidupan Bukan teori pelajaran. Yang bisa kau pahami cukup dengan melihat dan mendengarkan. Tetapi, kau harus merasakan apa yang ia rasakan, melihat dari sudut pandangnya, dan menjalani hidup dengan caranya.
Todos los derechos reservados
#780
curahan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Aksara Bercerita
  • DIA LANGIT
  • Amatiran Nulis Puisi
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • pengendali hati
  • Sekali Lagi (End)
  • Bagian Kosong [COMPLETED]
  • My Duchess / End
  • untuk seseorang yang pernah ku langitkan namanya

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido