TABIR ILUSI ( TAMAT )

TABIR ILUSI ( TAMAT )

  • WpView
    Reads 5,887
  • WpVote
    Votes 1,591
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 18, 2025
~ Cerita Tabir Ilusi akan segera melangsungkan masa Pre-Order kedua yang direncanakan pada bulan Mei, ikuti terus dan jangan sampai ketinggalan yaaa .... ~ "Yee... kita liburan... kita liburan...," tanpa ia sadar, Devanka mengacung-acungkan sendok dan garpu di kedua tangannya sebagai penggambaran energi kegembiraan yang ia rasakan. "Terima kasih. Pa," bisik Indira pada sang suami dengan senyumannya. Bimo hanya membalasnya dengan senyuman. Rencana bahagia yang semula telah dirancang, kini sirna. Teror tanpa henti menyasar keluarga Delisya, semenjak mereka semua menginap di sebuah bangun villa yang berada di puncak, dan dikelilingi oleh rimbunnya pepohonan Ketakutan pun terus dirasakan setiap saatnya. Bagaimanakah cara mereka untuk keluar dari serangan tak kasat mata itu? Adakah fakta dibalik teror bertubi-tubi, yang menghantui keluarga Delisya? 'Mungkin saat kalian membaca cerita ini, sosok menyeramkan itu tengah berada di sebelah kalian' __________________________________________ Jangan lupa vote, sebelum atau sesudah baca ya, yuk support cerita ini... dan happy reading para good readers.
All Rights Reserved
#86
dilirikmedianbooks
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKANDRA
  • The Villa
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • Tengah Malam
  • AURA [COMPLETE]
  • Can't Escape [END] ✔
  • Is Sugar<End|
  • Semu [Completed]
  • Aku Memilihmu [Tamat]✔
AKANDRA

💢STOP PLAGIAT! STOP BAWA-BAWA KARYA LAIN! APA LAGI BANDING-BANDINGIN SAMA KARYA ORANG LAIN! 💢 "Aku juga pernah hidup. Aku pernah merasakan cinta. Tapi itu tidak bertahan lama. Aku harus melepas nyawa ku secara paksa. Mereka merebutnya. Kini aku hanya jadi arwah penasaran yang berhenti penasaran, saat aku bertemu dengan mu Niskala." "Maukah kamu berteman dengan ku? Kalaupun tidak, setidaknya kamu tidak mengusir ku. Aku butuh teman. Sungguh! Aku sangat kesepian." "Akandra, kenapa kita harus beda dunia. Aku terlalu nyaman bersama mu, tapi aku tahu ini salah. Ini tidak benar!" "Akandra, akan kah kamu melangit dan meninggalkan ku sendiri, kalau semua urusan mu sudah selesai? lalu bagaimana dengan hati ku? bagaimana dengan hidup ku yang mulai berwarna semenjak kamu datang, akankah kembali sepi seperti dulu?" "Jangan mencintai ku, aku hantu! Ku mohon, jangan mencintai ku!" Ini adalah kisah Akandra. Arwah penasaran yang kesepian, bertemu dengan Niskala Nawasena anak indigo yang sudah muak bertemu dengan hantu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines