TABIR ILUSI ( TAMAT )

TABIR ILUSI ( TAMAT )

  • WpView
    LECTURAS 5,674
  • WpVote
    Votos 1,591
  • WpPart
    Partes 30
WpMetadataReadConcluida mié, jun 18, 2025
~ Cerita Tabir Ilusi akan segera melangsungkan masa Pre-Order kedua yang direncanakan pada bulan Mei, ikuti terus dan jangan sampai ketinggalan yaaa .... ~ "Yee... kita liburan... kita liburan...," tanpa ia sadar, Devanka mengacung-acungkan sendok dan garpu di kedua tangannya sebagai penggambaran energi kegembiraan yang ia rasakan. "Terima kasih. Pa," bisik Indira pada sang suami dengan senyumannya. Bimo hanya membalasnya dengan senyuman. Rencana bahagia yang semula telah dirancang, kini sirna. Teror tanpa henti menyasar keluarga Delisya, semenjak mereka semua menginap di sebuah bangun villa yang berada di puncak, dan dikelilingi oleh rimbunnya pepohonan Ketakutan pun terus dirasakan setiap saatnya. Bagaimanakah cara mereka untuk keluar dari serangan tak kasat mata itu? Adakah fakta dibalik teror bertubi-tubi, yang menghantui keluarga Delisya? 'Mungkin saat kalian membaca cerita ini, sosok menyeramkan itu tengah berada di sebelah kalian' __________________________________________ Jangan lupa vote, sebelum atau sesudah baca ya, yuk support cerita ini... dan happy reading para good readers.
Todos los derechos reservados
#77
dilirikmedianbooks
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • jangan percaya seseorang
  • Can't Escape [END] ✔
  • GATE OF DESTINY
  • Terjebak 2 Alam [S1 dan S2]
  • The Villa
  • REINKARNASI (END)
  • Semu [Completed]
  • Tengah Malam
  • 𝐇𝐞𝐥𝐥𝐨, 𝐰𝐞𝐥𝐜𝐨𝐦𝐞 𝐡𝐨𝐦𝐞

Tiga tahun lalu, aku melakukan kesalahan terbesar dalam hidupku-aku menghancurkan hati seseorang yang paling tulus mencintaiku. Namanya Ellen. Dia segalanya. Tapi waktu itu, aku memilih orang lain... dan melepas satu-satunya orang yang seharusnya aku jaga. Kini, dia telah bahagia bersama yang lain, sementara aku? Masih terjebak dalam bayangannya. Dalam penyesalan yang diam-diam membunuhku setiap malam. Saat aku memutuskan untuk tinggal sementara di rumah kakek dan nenekku yang sepi, segalanya mulai terasa aneh. Rumah itu terlalu tenang. Terlalu dingin. Ada suara-suara yang muncul ketika semua sudah tidur. Ada bayangan yang muncul saat aku berpikir tentang Ellen. Aku tahu ini mungkin cuma rasa bersalah... tapi semakin lama, rasanya semua ini lebih dari sekadar ilusi. Apakah masa lalu benar-benar bisa menghantui seseorang? Atau ini cara semesta mengingatkanku-bahwa aku telah menyia-nyiakan seseorang yang tak akan pernah kembali? "Jangan Percaya Seseorang" bukan hanya kisah cinta biasa. Ini tentang penyesalan yang tak bisa ditebus. Tentang seseorang yang berusaha menebus dosa kepada cinta pertamanya. Dan tentang bisikan-bisikan malam yang terdengar seperti suara seseorang yang dulu pernah mencintaimu... tapi kini tak lagi manusia. Jika kamu pernah menyakiti seseorang yang tulus... cerita ini akan terasa sangat dekat.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido