Coretan Familia

Coretan Familia

  • WpView
    Reads 207
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadComplete Thu, Sep 3, 2026
WpInfo
Poetry
Ekpresi setiap orang berbeda-beda. Sama halnya dengan kehidupan nyata. Perlu adanya media. Untuk bisa menjadikan rasa bisa tertuang. Dan bisa mengalir tanpa adanya hambatan. Salah satunya dengan metode coretan. Entah dengan coretan berupa sketsa. Ataukah mimik wajah yang terpancar. Siapakah yang bisa mengartikan. Bagi keluarga yang bisa membacanya adalah ibu bapaknya. Dan bagi anak-anaknya ,orang tualah tokoh utamanya. Jadi belajar dari sudut pandang imanjinasi anak. Untuk bisa mencari ekpresi dan karakter yang tepat. Ternyata kehidupan anak-anak berbeda dengan kehidupan orang tua. Semoga coretan ini bisa menjadi jalan ninja. Bagaimana mensikapi anak2 dan orang tua yang sedang meluapkan rasa. Rasa suka,tertawa,bingung,sedih,kecewa dan duka. Mari kita jadikan coretan ini sebuah maha karya untuk selalu bersyukur. Karena sifat dan karakter anak-anak memiliki keistimewaan yang berbeda-beda.
All Rights Reserved
#82
sedih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • UNREQUITED LOVE
  • Tentang Cinta
  • Sebuah Jurnal Rasa
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • Aku, Kamu Dan Dia
  •  ANATHA
  • Rasa Tanpa Kata

Andai engkau tak berani melangkah, andai engkau menyerah tanpa mencoba untuk berjuang, mungkin kau tak akan tahu takdir indah yang sudah menunggu didepan sana. Terkadang kemungkinan-kemungkinan yang diciptakan pikiran, membuat hati yang berani lantas mendermakan kemundurannya. Itu kenapa penyesalan akan datang, setelah kesempatan yang kamu lewatkan begitu saja. Teruslah berdoa, dan jangan lelah melangitkan harapanmu. Walau jalan yang dilalui tak mudah, walau sakit mendera dada. Namun tetaplah percaya, bahwa ada keindahan yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa baiknya untukmu. Kau boleh menangis, bahkan kau boleh memaki, asalkan dirimu merasa lega dan kembali berjuang setelahnya. Berjuanglah dengan diiringi keikhlasan dan rasa syukur yang besar. Karena ketika kamu dihadapkan dengan kegagalan, hatimu, pikiranmu dan dirimu siap untuk menerima segalanya. Menghangatlah dikehidupan yang sedingin kutub utara. Jadilah penyejuk untuk siapapun orang yang kamu temui. Ukirlah kisah dan sabdakanlah kebaikan, hingga beban dan amarahmu hanya berpusat pada daun kering yang terjatuh ke tanah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines