Surat Kecil Untuk Ayah

Surat Kecil Untuk Ayah

  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 3, 2022
Bagaimana rasanya digendong ayah? bagaimana rasanya menjadikan sosok itu sebagai cinta pertama? Elio sama sekali tidak pernah merasakan hal itu sejak ia dilahirkan. Hidup bersama ibunya yang sakit-sakitan membuat Elio harus berpikir lebih keras bagaimana agar tetap bisa makan esok hari. sosok ayah yang berulang kali ia tanyakan dalam doanya nyatanya tidak pernah tampak. ibu mengatakan jika ayahnya adalah sosok penguasa yang menyayanginya, jika dulu ia percaya maka hari ini ia mulai ragu. terlebih sejak Sang ibu meninggal Dunia, saat itu pula ayahnya turut terkubur di dalam liang lahat sang ibu. "Aku ayahmu, Elio..." "Saya tidak punya ayah, ayah saya sudah terkubur bersama jasad ibu saya kemarin!"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hanya Sebagai Ibu Pengganti
  • Puing luka
  • A Life That Turns
  • Full Of Scratches
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Hasse es zu Lieben
  • NESTAPA [On Going]
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • ANGEL (END)
  • THE CEO WIFE (COMPLETED)

Bagaimana rasanya? ketika mendapatkan tawaran menjadi ibu pengganti,lebih tepatnya sebagai seseorang yang harus melahirkan anak saja, setelah itu dirinya akan dibuang walaupun mendapatkan semuanya rasanya tidak lengkap jika kita jauh dari anak kita, apalagi itu adalah anak pertama yang dinantikan,sedih hingga hampir membuatku depresi saat itu, tapi dia iya dia sebagai ayah dari anakku membuatku bangkit dari keterpurukan,tapi mengapa ada seseorang lagi yang memintaku seperti itu lagi apa aku harus kuat menjalani ini semua?

More details
WpActionLinkContent Guidelines