Souls Player Return

Souls Player Return

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 4, 2023
End Of Light Benua Eddeya di ambang kehancuran, Wabah mengerikan membinasakan seluruh Makhluk hidup yang ada dan merubah mereka menjadi makhluk mengerikan bak Iblis dari neraka. Seorang Tahanan Gereja Eryk Hanks, terjebak di sebuah kuil dengan penuh para monster ia berusaha keluar dengan paksa membunuh mereka.
All Rights Reserved
#78
hunter
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Curse Of Mahana (End)
  • Daily Life of Gate Guardian (GG)
  • Eira The Last Dhampir
  • Wuxia: Menceritakan kisah di Penginapan Tongfu, bersama pelayan wanita Qingniao
  • "The Arcane Trials of Rowan"
  • ESPINA DE ROSA I : The Shattered Crown [ON GOING]
  • MOON PHASE : THE PREDATORY
  • "Bayangan Sang Maha: Kebangkitan yang Terlarang"

"Dengar wahai bangsa manusia. Aku Jhoan Nieve Diavolo, Raja dari kaum Mahana, penguasa kegelapan. Mengutuk bangsamu, kehancuran akan menimpa dunia, kelak keturunanku akan lahir di tengah-tengah kalian. Merekalah yang akan membalaskan dendam atas penghinaan ini!" Dengan kibasan sayap yang memenuhi hampir seluruh langit di atas kepala bangsa manusia yang berkumpul untuk mengusir kaum minoritas dari keramaian tempat tinggal mereka, sang penguasa malam menyerukan kemurkaannya, membuat gemuruh petir berkilat mencekam. "Kutanamkan kebencian di setiap sudut hatinya, serta kemurkaan. kucabut seluruh perasaan dan emosi darinya, menjadikan ia layaknya monster untuk pembalasan bangsa kami, atas segala hal yang telah kami korbankan untuk menjaga keseimbangan. Kalian yang telah lama kami jaga, pada akhirnya menodongkan senjata tanpa tahu malu. Sekarang rasakanlah kemurkaan yang sekarang kami timpakan." sang pangeran kegelapan ikut menyerukan amarahnya, mengayunkan pedang emasnya pada langit dengan kilat merah menyala dari ujung pedang tersebut. Kekecewaan menikam, merajam bahkan mempermalukan dirinya. Sungguh, kemurkaan saja tidak cukup. Kutukan bangsa Mahana memberikan mimpi buruk bertahun-tahun silam, kengerian di hari itu tidak ada satu pun yang melupakan. mereka yang melihat dapat selalu merasakan ketakutan itu, tak terelakkan kekacauan di dunia muncul. meski kaum kegelapan telah menghilang tanpa jejak, tak bersisa satu pun petunjuk di mana mereka tinggal, seolah lenyap dari permukaan bumi atau menghilang dari galaxy. namun, yang mereka tinggalkan tidak juga ikut tersapu oleh ketidak beradaan mereka. 10 Juli 2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines