BIMA DAN UNIVERSITAS VOKA - VOKA

BIMA DAN UNIVERSITAS VOKA - VOKA

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 4, 2022
Kisah perjuangan sih bima dan teman temannya untuk masuk universitas penyihir. sebagai mana bima dan teman-temannya berjuang demi mencapai cita- cita agar bisa sukses dimasa mendatang. Dengan tekad dan fikiran yang matang bima dan teman temannya bisa menghadapi segala rintangan yang dihadapinya walaupun terkadang banyak cobaan dan penghalang yang membuat mereka semakin gagal dan gagal. Ikuti kisah mereka apakah bima bisa menghadapi untuk ujian semester dan bisa masuk universitas besar? Ataukah bima akan menjadi anak yang telantar yang dijauhkan oleh semua orang? Ayo ikuti kisah 6 sahabat pengembara demi mencapai kesuksesan dan bisa masuk universitas:D ( jangan lupa untuk tersenyum) -Terima kasih
All Rights Reserved
#33
kisahperjuangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Kelas Berbisik
  • ENAM SAHABAT
  • The Adventure Of Time Walker
  • Pagi Di Bumi Pertemuan
  • LIONTIN KOIN
  • sekolah: gerbang menuju masa depan
  • Dream
  • 💫 The Legacy of Six 💫 [Book 1]

Izinkan aku mengungkap sesuatu hal yang menurutku penting, izinkan aku mengungkapnya untuk yang terakhir kali. Rasanya berat jikalau harus melupakan orang yang dulu selalu bersama kita, setelah semua yang kita lewati bersama, tapi apa boleh jika takdir tidak berpihak sama kita. Aku terlalu berlebihan mempunyai rasa yang lebih dari teman tapi kamu harus tau semua perhatian yang kamu beri itu menumbuhkan rasa yang lebih dari pada seorang teman, dan harapan aku sangat besar tentang perasaan kamu. Untuk yang terakhir kali dan semoga ini yang terakhir dan tidak ada lagi sosok aku dihidup kamu, maafkan aku telah menyukaimu lebih dari seorang teman, kenal kamu itu adalah sebuah anugrah disaat aku sudah tidak mau mengenal cinta lagi tapi kamu datang sebagai teman yang memberikan harapan lebih ke padaku. Rasanya campur aduk antara berterimakasih karena kamu datang atau maaf karena aku berlebihan, dengan melihat kamu yang sekarang bahagia diluar sana aku ikut senang. Jikalau suatu saat nanti kamu sudah bertemu dengan yang lebih sempurna taruhlah aku dibagian kecil ingatanmu, jadikan aku sebagai sejarah yang sering kamu pelajari setiap harinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines